Serapan Anggaran BPH Migas 2025 Capai 99,65%, PNBP Melonjak 185,6% dari Target Awal
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) mencatat kinerja solid sepanjang 2025, baik dari sisi pengelolaan anggaran maupun kontribusi terhadap penerimaan negara. Dari pagu anggaran yang ditetapkan Rp 163,16 miliar, realisasi belanja BPH Migas mencapai Rp 162,59 miliar atau setara 99,65%.
Kepala BPH Migas Wahyudi Anas menyebut capaian tersebut menempatkan BPH Migas sebagai salah satu satuan kerja dengan kinerja anggaran terbaik di lingkungan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
Baca Juga
Pertamina dan BPH Migas Pastikan Kesiapan Energi Selama Nataru di Jawa Timur
“Realisasi anggaran kami mencapai 99,65%. Penyerapan ini menempatkan BPH Migas pada urutan kedua terbaik di grup Kementerian ESDM,” ujar Wahyudi dalam rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi XII DPR di Jakarta, Selasa (27/1/2026).
Tingginya tingkat penyerapan anggaran tersebut mencerminkan efektivitas pelaksanaan program kerja BPH Migas sepanjang 2025, termasuk pengawasan distribusi BBM subsidi dan kompensasi serta pengaturan niaga gas bumi.
Selain kinerja belanja, BPH Migas mencatat lonjakan signifikan pada Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP). Dari target awal sebesar Rp 1.018,40 miliar, realisasi PNBP BPH Migas mencapai Rp 1.890,62 miliar atau setara 185,6% dari target awal. “PNBP yang telah kami laksanakan mencapai Rp1.890,62 miliar, atau 185,6% dari target awal,” kata Wahyudi.
Baca Juga
Dia menjelaskan, target PNBP tersebut sempat mengalami penyesuaian pada Oktober 2025 menjadi Rp 1.740,54 miliar. Namun demikian, realisasi akhir tetap melampaui target koreksi tersebut.

