Pramono Groundbreaking Pintu Masuk Stasiun MRT Harmoni
JAKARTA, investortrust.id - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung melakukan peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan gerbang masuk (entrance) Stasiun Harmoni MRT Jakarta Fase 2A di kawasan Petojo Utara, Jakarta Pusat, Selasa (20/1/2026). Pramono menjelaskan bahwa Stasiun Harmoni akan menjadi titik integrasi antara MRT Jakarta dan Transjakarta. Menurut Pramono, MRT Jakarta ditargetkan beroperasi hingga Stasiun Monas pada 2027, lalu berlanjut sampai Kota Tua pada 2029.
Sementara itu, Direktur Utama (Dirut) PT MRT Jakarta, Tuhiyat menyampaikan pembangunan MRT Fase 2 merupakan tahapan penting dalam melanjutkan sistem transportasi massal modern Jakarta. Ia menyampaikan, capaian pekerjaan CP 202 hingga 2025 telah mencapai 61 persen, sementara pembangunan Stasiun Harmoni berada di angka 56 persen.
Lebih lanjut, Tuhiyat menyebut area tersebut akan dikembangkan menjadi entrance Stasiun Harmoni, termasuk penyediaan cooling tower dan ventilation tower di kawasan Duta Merlin seluas 2.186 meter persegi. Tuhiyat merinci bahwa Stasiun Harmoni akan memiliki panjang 252 meter, lebar 18 meter, dan kedalaman 17 meter, dengan dua lantai yaitu concourse dan platform. Total terdapat tujuh entrance yang terintegrasi dengan halte TransJakarta.

