PKP Catat Program CSR Renovasi dan Bangun Rumah Capai 9.701 Unit Sepanjang 2025
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id — Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Didyk Choiroel menyampaikan realisasi program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dalam membangun dan merenovasi rumah rakyat telah mencapai 9.701 unit dari total komitmen 26.000 unit di sepanjang 2025.
“CSR dengan komitmen 26.000 unit, sudah terealisasi 9.701 unit. Capaian-capaian tersebut belum sempurna, Pak Menteri (Maruarar Sirait), kami mohon maaf atas seluruh kekurangan, tapi kami optimis bahwa tahun 2026 akan lebih baik lagi karena dimulai sejak awal tahun dan dengan sinergi dan koordinasi yang lebih dini,” kata Didyk dalam sambutannya di Kantor Kementerian PKP, Wisma Mandiri 2, Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Dalam paparannya, Didyk menjelaskan program CSR tersebut melibatkan lima mitra. Realisasi renovasi dan membangun 9.701 unit rumah rakyat berasal dari Lippo Group sebanyak 33 unit, Agung Sedayu Group 250 unit, Djarum Group 1.608 unit, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia 398 unit, serta Yayasan Buddha Tzu Chi 739 unit.
Sekadar informasi, Menteri PKP Maruararar Sirait mengklaim ada beberapa perusahaan swasta yang sudah mengucurkan Rp 500 miliar untuk mendukung program tiga juta rumah Presiden Prabowo Subianto.
Dia menyebut skema penyaluran dana ini melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) masing-masing perusahaan. "Mungkin sekitar Rp 400-500 miliar itu dari CSR, dari pengusaha. Kami tidak menerima uangnya dan tanahnya, mereka bangun sendiri (umahnya)," kata Ara, sapaan akrabnya Maruarar, dalam rapat kerja bersama Komisi V DPR RI beberapa waktu lalu.
Baca Juga
Hadirkan Hunian Layak untuk MBR, BTN Gandeng PPATK Renovasi Rumah Rakyat
Tak sampai di situ, Ara juga memaparkan, PT Harum Energy Tbk (HRUM) telah membangun 200 rumah panggung di Muara Angke, Jakarta Utara dengan biaya pembangunan satu rumah mencapai Rp 150 juta. Selain hunian, ia menyebut Harum Energy juga menyumbang satu unit ambulans untuk akses kesehatan di sana.
Selain itu, lanjut Ara, Agung Sedayu Group yang berkontribusi di program tiga juta rumah. Perusahaan yang dimiliki 'taipan' Sugianto Kusuma alias Aguan ini telah membangun 250 rumah di Tangerang di atas tanah seluas 2,5 hektare (ha).
Lebih lanjut, perusahaan milik Garibaldi Thohir atau Boy Thohir yakni Adaro Group juga membangun rumah sebanyak 500 unit di Kalimantan Selatan.
Program terobosan dengan menggandeng para perusahaan swasta melalui program CSR ini guna menambal APBN Kementerian PKP Tahun 2025 yang hanya Rp 5,274 triliun.

