Satgas Bangun Jembatan Bailey dan Armco untuk Pulihkan Aceh, Ini Perinciannya
Poin Penting
|
ACEH, investortrust.id — Satuan Tugas (Satgas) Darurat Pembangunan Jembatan mengerahkan pembangunan jembatan Bailey, Armco, hingga jembatan gantung untuk memulihkan konektivitas wilayah terdampak bencana di Provinsi Aceh.
Kepala Satgas (Kasatgas) Darurat Pembangunan Jembatan sekaligus Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menyampaikan, kebutuhan jembatan Bailey di Aceh saat ini mencapai sekitar 24 unit dan masih berpotensi bertambah di kemudian hari seiring masi berjalannya survei lapangan.
“Untuk jembatan Bailey masih bisa bertambah sesuai kondisi di lapangan,” ungkap Maruli dalam rapat koordinasi pemulihan pascabencana di Aceh bersama DPR dan kepala daerah, dikutip melalui tayangan TV Parlemen, Selasa (30/12/2025).
Baca Juga
7 Jembatan Bailey Rampung, Pemerintah Percepat Konektivitas Wilayah Terdampak Bencana
Hingga kini, lanjut dia, satgas telah mengerahkan 22 unit jembatan Bailey ke sejumlah lokasi terdampak bencana. Selain itu, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) turut mendukung dengan penyediaan 14 unit jembatan Bailey tambahan.
Selain Bailey, satgas juga menyiapkan jembatan Armco sebagai solusi cepat pada ruas jalan yang terbelah aliran air. Maruli menyebut, terdapat 39 unit jembatan Armco yang telah didata dan disiapkan untuk pembangunan di Aceh. “Armco ini efektif untuk jalan yang terbelah oleh air. Tinggal ditaruh dan ditumpuk sehingga pengerjaannya lebih cepat,” jelas dia.
Maruli menerangkan, proses pembangunan jembatan dilakukan secara bertahap, mulai survei teknis lokasi, penentuan jenis jembatan yang sesuai, hingga pengadaan dan distribusi material. Pengiriman material dari Jakarta ke Aceh menghadapi sejumlah kendala logistik, termasuk hambatan distribusi dari pelabuhan ke lokasi pembangunan dikarenakan jalan darat yang masih dirapikan pascabencana.
Maruli menambahkan, Presiden Prabowo Subianto telah merencanakan pembelian jembatan Bailey dari luar negeri karena keterbatasan stok di dalam negeri. Namun, pengadaan tersebut dilakukan dengan mengumpulkan pasokan dari beberapa negara akibat terbatasnya ketersediaan atau tak ready stock.
Baca Juga
Prabowo Cek Jembatan Bailey Padang Mantuang yang Rampung Dibangun dalam Sepekan
“Untuk (pengadaan) jembatan Armco, sampai pabrik-pabriknya itu kita borong semua Pak, habis. Suruh bikin lagi, habis. Sudah 3 tahap kita sudah kerjakan. Itu pun ya saya nanti bisik-bisik ke Bapak (Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa) saja, itu masih utang Pak,” ungkap Maruli.
Selain jembatan Bailey dan Armco, satgas juga melakukan survei untuk pembangunan jembatan gantung atau jembatan perintis. Berdasarkan pendataan awal, terdapat ratusan titik di Aceh yang berpotensi membutuhkan jembatan gantung. Tak sampai disitu, Maruli juga mencatat adanya potensi pembangunan 11 unit jembatan Bailey tambahan di Aceh.
“Mudah-mudahan, nanti beberapa bulan ke depan bisa kita selesaikan permasalahan jembatan-jembatan ini jika tim-tim kita bisa dibentuk lebih banyak,” tutup Maruli.

