Menhub: Kendaraan Keluar Jabar Lewat Tol 1,86 Juta Periode Lebaran
JAKARTA, investortrust.id – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi memimpin rapat koordinasi bersama pemerintah daerah dan pemangku kepentingan lain, membahas kesiapan Angkutan Lebaran 2024 di wilayah Jawa Barat. Jumlah kendaraan yang akan keluar Jabar lewat tol diperkirakan 1,86 juta pada periode Lebaran 2024.
“Dari data Kepolisian Daerah Jawa Barat, prediksi jumlah kendaraan keluar Jawa Barat pada periode lebaran 2024 melalui gerbang tol 1,86 juta, itu naik 5,94% dibanding Lebaran 2023. Ini meningkat 54,13% bila dibanding hari normal,” kata Menhub Budi dalam keterangan usai rapat di Gedung Pakuan, Rumah Dinas Gubernur Jawa Barat, Bandung, Minggu (31/3/2023).
Baca Juga
Kabar Gembira! Ada Lagi nih Kuota Mudik Gratis Moda Bus untuk 10.000 Orang
Lebih lanjut, Menhub Budi menyampaikan hal-hal khusus yang menjadi perhatian di Jawa Barat. Ini di antaranya perjalanan di tol Cipali dan Cisumdawu yang padat, serta potensi adanya kendaraan over dimension over load (ODOL).
"Pemudik yang parkir di bahu jalan akan menjadi masalah. Saya mengapresiasi rencana pendekatan persuasif dari kepolisian untuk menugaskan polwan guna menertibkan para pemudik di tol," imbuhnya.
Manfaatkan Mudik Gratis
Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Akhmad Wiyagus menyampaikan, pihaknya telah mengantisipasi jumlah kendaraan yang akan memasuki wilayah hukum Polda Jabar, baik melalui jalur tol maupun nontol yaitu Cipali, Cisumdawu, Jagorawi, dan arteri wilayah utara maupun selatan. "Kami akan lakukan sinergi kolaborasi dan terkoordinasi dengan stakeholder lainnya, baik TNI, pemda, juga beberapa elemen masyarakat yang terlibat secara langsung dalam pengamanan arus mudik maupun arus balik," ujarnya.
Akhmad juga mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan mudik gratis. Ini baik yang disiapkan pemda maupun Polda.
"Kami juga memberikan atensi khusus kepada pengusaha bis wisata agar benar-benar memperhatikan bahwa kondisi kendaraan dalam keadaaan baik, layak, sehingga tidak menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan. Kemampuan dan kondisi pengemudi juga diperhatikan," imbuhnya.
Subsidi Kusir Andong
Sementara itu, Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin menyampaikan bahwa Pemerintah Jabar memberi subsidi untuk kusir andong di kawasan pasar tumpah. Ini antara lain di Tasikmalaya.
"Andong diminta tidak beroperasi selama masa mudik dan balik Lebaran. Kusirnya mendapat ganti subsidi selama tidak beroperasi," paparnya.
Baca Juga
ASDP: Pergerakan Mudik Diprediksi Naik 15% Jadi 5,78 Juta Penumpang
Seusai melakukan rapat koordinasi, Menhub meninjau Stasiun Bandung untuk memastikan pelayanan angkutan Lebaran melalui kereta berjalan baik. Menhub juga menyapa penumpang yang berada di Stasiun Bandung.
Ia juga mengapresiasi kolaborasi yang terjalin baik antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI/Polri, serta berbagai pihak dalam mengamankan dan mempersiapkan Angkutan Lebaran 2024. "Saya senang sekali dengan kekompakan ini. Kapolda Jabar, Kakorlantas, dan Pangdam sudah menyampaikan semua strategi pengamanan dengan detail, sehingga tinggal nanti dilaksanakan," tutur Menhub.
Turut hadir dalam kegiatan ini Direktur Jenderal Perhubungan Darat Hendro Sugiatno, Direktur Jenderal Perkeretaapian Risal Wasal, Kepala Korlantas Polri Irjen Pol Aan Suhanan, Pangdam III Siliwangi, Mohammad Fajar, serta Direktur Utama Jasa Raharja Rivan A Purwantono. (pd)

