Bagikan

PT PII Siapkan Pendampingan Pasar untuk Pelaksanaan Proyek RSUD Wangaya Denpasar

Poin Penting

PT PII dampingi proyek RSUD Wangaya Denpasar lewat skema KPBU DBFOMT 20 tahun.
Proyek mencakup desain, konstruksi, alat kesehatan, sistem informasi, dan pemeliharaan.
Market sounding dorong transparansi, akuntabilitas, dan peluang investor sama rata.

JAKARTA, investortrust.id - PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (Persero) atau PT PII dan pemerintah kota Denpasar, Bali menggelar penjajakan minat (market sounding) untuk proyek Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wangaya, Denpasar. Proses market sounding itu digelar di Jakarta pekan lalu.

Direktur Keuangan PT PII, Donny Hamdani mengatakan perusahaannya berkomitmen untuk melaksanakan pendampingan pada setiap milestone tahapan Kerja sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU).

“Dalam tahapan penjajakan minat pasar ini, kami berkomitmen untuk senantiasa memberikan informasi secara terbuka terhadap semua pihak, khususnya para calon investor terkait gambaran umum proyek,” kata Donny, dalam keterangan resminya, Rabu (24/12/2025).

Lingkup yang direncanakan menggunakan skema KBPU di proyek RSUD Wangaya itu mencakup desain dan konstruksi gedung baru serta fasilitas penunjang, pengadaan alat kesehatan baru, penggantian peralatan kesehatan, instalasi sistem informasi rumah sakit, pemeliharaan bangunan, dan operasi pendukung. Proyek itu rencananya akan menggunakan skema Design Build Finance Operate Maintain Transfer atau DBFOMT dengan konsesi 20 tahun.

Donny mengatakan PT PII selaku penyedia penjaminan pemerintah, berkomitmen untuk siap mendukung penuh keberhasilan proyek ini. Menurutnya, skema KPBU merupakan strategi dan solusi yang sangat efektif dalam meraih sasaran pembangunan secara lebih cepat dan tentunya dengan tata kelola yang baik.

“Diharapkan sinergi antara PT PII dengan Pemerintah Kota Denpasar semakin kuat dan dapat mendukung pengembangan revitalisasi RSUD Wangaya di Kota Denpasar. Selain itu, diharapkan proyek pada sektor Kesehatan ini dapat menjadi proyek percontohan yang menggunakan skema inovatif yaitu KPBU di berbagai wilayah di Indonesia,” kata Donny.

Baca Juga

Total Investasi PT PII Mencapai Rp 112 Triliun hingga Oktober 2025

Direktur Pengelolaan Dukungan Pemerintah dan Pembiayaan Infrastruktur Kementerian Keuangan, Heri Setiawan mengatakan market sounding merupakan tahapan wajib dalam skema KPBU. Ia bersyukur dapat berpartisipasi dan mendapat mandat dari Menteri Keuangan untuk mendukung penyiapan proyek serta pendampingan proses KPBU.

"Kegiatan ini juga untuk memastikan bahwa proyek KPBU yang akan dilaksanakan adalah proyek yang layak dan memiliki potensi keberhasilan yang tinggi. Dengan demikian dapat meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam proses pengadaan proyek KPBU karena semua investor memiliki peluang yang sama menjadi pemenang tender," jelas Heri.

Menurut Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara infrastruktur dan fasilitas RSUD Wangaya saat ini membutuhkan pengembangan komprehensif untuk memenuhi kebutuhan layanan kesehatan masyarakat baik secara kualitas dan kuantitas yang berkelanjutan.

“Melalui skema KPBU kami berharap mampu menghadirkan efisiensi pembiayaan, percepatan pembangunan, transfer teknologi. Serta peningkatan pelayanan berkelanjutan," ujar Gusti.

The Convergence Indonesia, lantai 5. Kawasan Rasuna Epicentrum, Jl. HR Rasuna Said, Karet, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Pusat, 12940.

FOLLOW US

logo white investortrust
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor1188/DP-Verifikasi/K/III/2024