Gibran dan Wamen ESDM Cek PLTMG Gunungsitoli untuk Kesiapan Listrik Nias Jelang Natal
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka didampingi Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot Tanjung turun langsung mengecek kesiapan Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) Gunungsitoli di Nias, Provinsi Sumatra Utara (Sumut).
Kunjungan ini difokuskan untuk memastikan masyarakat Nias dan sekitarnya yang mayoritas akan merayakan Natal dapat beribadah dengan tenang tanpa kekhawatiran pemadaman listrik.
Di tengah cuaca ekstrem yang melanda Sumatra belakangan ini, pemerintah ingin menjamin ketersediaan layanan dasar yang andal dan berkelanjutan bagi masyarakat, terutama di wilayah kepulauan sebagai bagian dari komitmen Presiden Prabowo Subianto.
Baca Juga
Natal 2025 Menampilkan Semangat Gotong Royong Antarumat Beragama
Wapres Gibran menegaskan pentingnya menjaga keandalan sistem kelistrikan seiring meningkatnya kebutuhan listrik masyarakat menjelang hari besar keagamaan dan pergantian tahun. “Ketersediaan listrik yang andal dapat memberikan rasa aman serta mendukung kelancaran aktivitas ibadah dan kehidupan sehari-hari masyarakat,” kata Gibran, Senin (22/12/2025).
Menanggapi arahan tersebut, Yuliot menjelaskan posisi PLTMG Gunungsitoli berkapasitas terpasang 5 x6,9 megawatt (MW) memiliki profil strategis sebagai tulang punggung (backbone) kelistrikan di Pulau Nias. “Pembangkit ini menjadi salah satu penopang utama beban puncak listrik di wilayah kepulauan tersebut,” jelas Yuliot.
Dia menerangkan, saat ini PLTMG Gunungsitoli beroperasi dengan performa prima dan memiliki surplus daya yang cukup untuk mengantisipasi lonjakan pemakaian saat malam Natal dan Tahun Baru. Ketersediaan energi primer, baik gas maupun BBM cadangan, juga dipastikan melimpah sehingga mesin dapat terus berputar stabil.
Lebih lanjut, Yuliot memaparkan data konkret mengenai ketangguhan sistem kelistrikan di Sumatra Utara pascabencana sebagai bukti kesiapan tim di lapangan. Dia mengungkapkan bahwa pemulihan jaringan berlangsung sangat cepat hingga Minggu (21/12/2025) sore.
Baca Juga
PLN Gasifikasi Nias karena Bisa Hemat Rp 153 Miliar dan Tekan Emisi 47.000 Ton CO₂
"Dari total 554.048 pelanggan yang sempat terdampak bencana di Sumatra Utara, sebanyak 541.678 pelanggan kini lampunya sudah menyala kembali. Ini bukti sistem dan tim kami bekerja keras dan siap siaga," papar Yuliot.
Yuliot menyampaikan, sisa 2.370 pelanggan yang belum menyala saat ini murni disebabkan faktor alam, yakni akses lokasi yang masih tertutup longsor, bukan karena kekurangan daya dari pembangkit. Tim ESDM Siaga Bencana dan PT PLN (persero) terus berupaya menembus lokasi-lokasi isolasi tersebut.

