Menteri PU: Satgas Darurat Jembatan Lagi Digodok
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id — Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo mengungkap, pihaknya tengah menggodok Satuan Tugas (Satgas) Khusus Darurat Jembatan sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto pada puncak peringatan Hari Guru Nasional 2025.
"Iya, lagi digodok (pembentukan Satgas Khusus Darurat Jembatan, red). Tapi kan kita hari ini berbicara kebencanaan ya," kata Dody saat ditemui di gedung parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (2/12/2025).
Di sisi lain, Ketua Komisi V DPR Lasarus menyebutkan, rapat kerja (raker) persiapan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru 2025/2026) ditunda hingga pekan depan mengingat pemerintah masih fokus menangani bencana banjir dan longsor di Pulau Sumatra.
"Rapat tidak akan saya mulai dulu ya, rapat saya lanjutkan hari Senin (8/12/2025). Saya akhiri wabillahi taufiq wal hidayah wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh," tutur Lasarus.
Diberitakan, Presiden Prabowo Subianto membentuk Satuan Tugas Khusus Darurat Jembatan karena tidak rela melihat para pelajar bertaruh nyawa setiap hari dengan menyeberangi sungai untuk ke sekolah. Prabowo menargetkan akan membangun 300.000 jembatan di seluruh Indonesia.
Baca Juga
Targetkan Bangun 300.000 Jembatan, Prabowo Batalkan Libur Rapat di Akhir Pekan
Pembentukan satgas ini disampaikan Prabowo dalam sambutannya saat puncak peringatan Hari Guru Nasional 2025 di Indonesia Arena, Jakarta, Jumat (28/11/2025).
Satgas ini dibentuk setelah Prabowo menerima banyak laporan mengenai sulitnya para pelajar untuk berangkat ke sekolah. Mereka harus mengarungi sungai terlebih dulu untuk dapat menimba ilmu.
“Akibat itu, video-video yang dikirim langsung ke saya, saya sudah bentuk satuan tugas khusus darurat jembatan,” kata Prabowo.
Prabowo mengatakan Satgas itu akan membangun 300.000 jembatan di seluruh Indonesia hingga pelosok terpencil. Ratusan ribu jembatan itu ditargetkan rampung pada tahun depan.
“300.000 jembatan, ada yang kecil, ada yang penyeberangan, ini sedang kita rancang, anakku-anakku sabar. Saya sedang bekerja. Mudah-mudahan tahun depan semua jembatan bisa berdiri,” katanya.
Untuk mencapai target tersebut, Prabowo pun meminta Mendiktisaintek Brian Yuliarto mengerahkan mahasiswa teknik sipil terjun ke desa-desa dan membangun jembatan tersebut. Prabowo juga meminta TNI dan Polri mengerahkan anggotanya untuk turut membangun ratusan ribu jembatan tersebut.
"Bantu rakyat di desa-desa untuk atasi ini. Masalah jembatan ini menjadi prioritas karena saya tidak rela anak-anak seperti itu. Tiap hari mempertaruhkan nyawanya untuk ke sekolah," tegasnya.

