Kinerja Keuangan Bertumbuh, PTPN I Perkuat Fondasi Keberlanjutan
Poin Penting
|
BALI, investortrust.id – PTPN I menegaskan soliditas kinerja perusahaan setelah melampaui target pada tiga indikator utama yakni penjualan, EBITDA, dan laba kotor. Capaian tersebut dipaparkan Direktur PTPN I, Teddy Yunirman Danas, dalam rangkaian penilaian Asia Sustainability Reporting Rating (ASRRAT) 2025 sebelum perusahaan diumumkan meraih Gold Rank in Accordance Category, baru-baru ini.
Teddy memaparkan bahwa tren positif pada tiga indikator tersebut menjadi bukti efektivitas strategi bisnis dan efisiensi operasional perusahaan. “Kinerja finansial dan keberlanjutan adalah dua aspek yang saling mendukung. Dengan fondasi finansial yang kuat, kami bisa semakin agresif menjalankan program ESG, demi mewujudkan perusahaan agribisnis kelas dunia yang bertanggung jawab,” ujarnya dalam siaran pers dikutip Selasa (2/12/2025).
Ia menambahkan bahwa capaian tiga indikator utama tersebut menjadi pondasi bagi PTPN I untuk memperkuat implementasi program keberlanjutan ke depan. Ia juga menyebut penghargaan yang diraih sebagai dorongan bagi seluruh jajaran perusahaan. “Penghargaan ini adalah validasi atas keseriusan PTPN I mengintegrasikan ESG ke seluruh operasional,” ucapnya.
Baca Juga
Presiden Prabowo Deklarasikan Swasembada Beras, PTPN Group Siap Kawal dan Perkuat Peran BUMN Pangan
Sementara itu, Sekretaris Perusahaan PTPN I, Aris Handoyo menegaskan bahwa keberhasilan tersebut merupakan hasil komitmen perusahaan dalam menjunjung tinggi transparansi dan akuntabilitas. “Ini menjadi pendorong bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola dan menjadikan keberlanjutan sebagai budaya kerja di seluruh lini,” ungkapnya.
Chairman Board of Trustee NCCR Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro menekankan pentingnya harmonisasi standar pelaporan keberlanjutan secara global. Menurutnya, perusahaan kini dituntut menghasilkan laporan yang terukur, dapat diperbandingkan, dan relevan dengan kebutuhan pemangku kepentingan.
Baca Juga
KB Bank Kucurkan Kredit Rp 400 Miliar untuk Anak Usaha PTPN III
ASRRAT 2025 diikuti 82 entitas, terdiri dari 78 perusahaan Indonesia dan 4 peserta internasional. Ajang ini menjadi mekanisme asesmen independen bagi peningkatan kualitas laporan keberlanjutan selama lebih dari dua dekade.

