Menteri Ara Ungkap Akad Massal 50.000 Rumah Subsidi Digelar 18 Desember
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait (Ara) mengungkapkan, pihaknya telah bersurat ke Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya perihal peresmian akad massal 50.000 unit rumah subsidi oleh Presiden Prabowo Subianto pada 18 Desember 2025.
"Bulan desember ini, tanggal 18, kita akan membuat rekor terpecah lagi. 50.000 akad massal terbesar sepanjang sejarah. Jadi kita menunggu waktu dari bapak presiden (Prabowo Subianto), kita sudah mengajukan (surat undangan) ke pak Seskab. Yang penting acaranya di Serang ya," ungkap Ara di plenary session rapat pimpinan nasional (Rapimnas) Kadin 2025, di Hotel Park Hyatt, Jakarta Pusat, Senin (1/12/2025).
Baca Juga
Lewat Sosialisasi KPP dan FLPP di Semarang, BNI Perkuat Akses Pembiayaan Perumahan Rakyat
Sebelumnya, Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) menyatakan, sebanyak 50.000 unit rumah subsidi akan siap dilakukan akad massal pada pekan ketiga Desember 2025.
Komisioner BP Tapera, Heru Pudyo Nugroho menyatakan, kegiatan akad massal jilid II tersebut akan dipusatkan di Serang, Banten. Persiapan saat ini tengah dimatangkan agar penyerapan program dapat berjalan optimal.
Ia menambahkan, BP Tapera bersama Menteri PKP Maruarar Sirait terus berupaya melakukan sosialisasi secara intensif untuk mendorong masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) memanfaatkan program rumah subsidi dengan target penyerapan hingga akhir tahun mencapai 350.000 unit.
Baca Juga
Lippo Siapkan 100.000 Rumah MBR di Meikarta Mulai Tahun Depan
“Kita lagi berupaya dengan Pak Menteri juga ke mana-mana untuk melakukan sosialisasi secara intensif di sisa waktu ini supaya lebih banyak lagi masyarakat yang bisa memahami keberadaan rumah subsidi dan mengajukan KPR subsidi bagi MBR yang belum punya rumah,” jelas Heru.

