Waduh! Harga Emas di Cikini Terus Naik Gara-Gara Perang Israel-Hamas
JAKARTA, investortrust.id - Harga emas global terus merangkak naikgara-gara perang Israel dan Hamas di Palestina. Di pusat perbelanjaan emas Cikini Gold Center, Jakarta, harga emas murni perhiasan sudah mendekati level psikologis Rp 1 juta per gram. Bahkan, di toko emas ritel kecil, harga emas sudah menembus Rp 1 juta per gram.
"Harga emas 24 karat (murni) per gram-nya sekarang sekitar Rp 960 ribu sampai Rp 970 ribu. Sebelumnya kan sekitar Rp 910 ribu,” tutur Nadia, pramuniaga di Cikini Gold Center, Jakarta saat ditemui investortrust.id di lokasi, Selasa (17/10/2023).
Nadia mengungkapkan, perang yang berkobar di Palestina antara Hamas dan Israel sejak 7 Oktober lalu merupakan salah satu faktor kenaikan harga emas dunia, yang kemudian berimbas ke harga emas di Indonesia, terutama emas perhiasan. "Lumayan juga sih pengaruh perang Israel dan Hamas,” ujar dia.
Baca Juga
Emas Batangan Antam Meroket, Rekor Harga Tertinggi Pecah Lagi
Sebelumnya, menurut karyawan Singgalang Wedding tersebut, puncak tertinggi harga emas 24 karat berada di level Rp 980 ribu per gram, yaitu ketika perang Ukraina dan Rusia meletus pada Februari 2022.
Nadia memperkirakan harga logam mulia itu menembus Rp 1 juta per gram, terutama jika perang Israel-Hamas berlarut-larut, apalagi jika meluas ke negara-negara lainnya di Timur Tengah.
Febi, pramuniaga Kayo's Wedding Ring, juga memperkirakan harga emas pada akhir tahun ini menembus Rp 1 juta per gram. "Sekarang aja sudah hampir Rp 1 jutaan," imbuh dia.
Bahkan, pramuniaga lain di Cikini Gold Center, Rahmat, memperkirakan harga emas di pengujung tahun bisa menyentuh Rp 1,2 juta per gram.
“Dibandingkan tahun lalu, kenaikan harga emas saat ini lebih kenceng, Mas. Naiknya bisa Rp 100 ribu per gram. Tahun kemarin kan paling tinggi Rp 900 ribuan. Sekarang bisa Rp 1,2 juta per gram," tandas dia.
Rahmat memprediksi harga emas akan terus merangkak naik sampai tahun depan. Karyawan Indonesia Berlian itu memprediksi harga emas murni bisa menyentuh level puncak pada 2024.
Baca Juga
Harga Emas Batangan Antam Sentuh Rekor Termahal Rp 1,12 per Gram
Harga Emas di Chicago
Dari Chicago, AS dilaporkan, harga emas berjangka di bursa emas Chicago pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB) naik, didorong pelemahan dolar AS terhadap mata uang kuat lainnya.
Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember di divisi Comex New York Mercantile Exchange ditutup naik US$ 13,9 atau 0,7% menjadi US$ 1.994,4 per ons.
Investor terus beralih ke aset safe haven emas menjelang kemungkinan invasi darat Israel ke Gaza. “Apabila konflik di Timur Tengah meningkat, harga emas bisa menembus level US$ 2.000 per ons,” kata analis kepada Xinhua, seperti dikutip Antara.
Sementara itu, berbicara sebelum pertemuan Shadow Open Market Committee, Presiden Fed Cleveland, Loretta Mester menyatakan keyakinannya bahwa The Fed cenderung akan menaikkan suku bunga lagi.
"Terlepas dari keputusan yang diambil pada pertemuan berikutnya, jika ekonomi berkembang seperti yang diantisipasi, kemungkinan besar The Fed akan mendekati atau mempertahankan suku bunga," papar Mester.
Logam mulia lainnya, perak, untuk pengiriman Desember ditutup naik US$ 47,3 sen atau 2,05% ke posisi US$ 23,504 per ons. Sedangkan platinum untuk pengiriman Januari ditutup naik US$ 6,9 atau 0,77% ke level US$ 905,1 per ons. (CR-2)

