Gelar 'Business Matching' Perikanan, KKP Targetkan Nilai Investasi Tembus Rp 3 Triliun
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menggelar Investment and Business Matching dengan tema Accelerate National Economic Growth Through Downstreaming of Fisheries. Dari kegiatan ini, KKP menargetkan adanya kesepakatan bisnis dan potensi investasi sebesar Rp 3 triliun.
"Ya sekitar Rp 2 triliun sampai Rp 3 triliun untuk kegiatan sekarang," ucap Plt. Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelaugan dan Perikanan KKP Machmud di Gedung KKP, Jakarta Pusat, Kamis (20/11/2025).
Machmud menjelaskan, ajang perjodohan bisnis ini diikuti sebanyak 300 orang yang dari pemerintahan dan lembaga, beberapa sektor usaha, investor, jasa logistik, pengelola kawasan industri, jaringan ritel, hotel dan restoran, hingga lembaga pembiayaan, serta organisasi non-pemerintah
(NGO) dan lembaga sertifikasi.
Sementara itu, peserta dari luar negeri di antaranya hadir perwakilan dari Seaweed Company NL Belanda, Sea Green Singapura, European Investment Bank, Swiss Import Promotion Programme (SIPPO), Japan International Cooperation Agency (JICA), dan Indo-Australia Business Council.
"Pada hari ini, itu para pelaku usaha, para investor sudah melakukan pembicaraan awal yang kita siapkan melalui katalog Itu sudah lebih dari 200 komunikasi antara investor dan calon investor dengan calon penerima investasi, mereka sudah berkomunikasi dan sekarang hadir di sini untuk melanjutkan dan deal berapa nilai investasi yang akan dilakukan di Indonesia," paparnya.
Machmud mengungkapkan, investasi yang diminati oleh para investor dan calon investor adalah rumput laut atau seaweed, pengembangan komoditas tilapia, pembangunan industri pengolahan ikan tuna dan udang, hingga pembangunan pabrik garam industri.
"Mudah-mudahan nanti setelah acara ini, itu mereka akan saling ketemu dan sudah saling berkomunikasi di situ, akan ada media-media tertentu disana kami bagi tema, termasuk disitu ada untuk misalkan ada untuk rumput laut, ada tilapia, ada untuk juga garam," terang Machmud.

