Genjot Pertumbuhan Ekonomi, Kadin Dorong Investasi Hijau untuk 2026
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia mendorong investasi hijau pada 2026 yang diharapkan bakal menjadi kontributor utama pertumbuhan ekonomi yang ditargetkan pemerintah sebesar 8%.
Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Investasi, Hilirisasi, Energi dan Lingkungan Hidup Kadin Indonesia Bobby Gafur Umar menyampaikan, industri hijau memiliki peluang yang cukup besar. Terlebih, pemerintah punya target besar untuk mewujudkan net zero emission (NZE) 2060 atau lebih cepat.
Baca Juga
IISF 2025 Siap Digelar, Angkat Pertumbuhan Ekonomi Berbasis Investasi Hijau
“Jadi memang ada beberapa yang akan jadi fokus. Salah satu yang kita lihat di pertumbuhan ekonomi akan ada di industri hijau, itu baik dari industri manufaktur maupun industri energi,” ujar Bobby Gafur dalam Rakornas Bidang Investasi, Hilirisasi, Energi dan Lingkungan Hidup Kadin Indonesia Tahun 2025, di Jakarta, Senin (17/11/2025).
Sebagai contoh, dia menyebut Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) yang dirancang Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bersama PT PLN (Persero). Dalam RUPTL tersebut dikatakan potensi energi baru terbarukan (EBT) Indonesia bisa sampai 3.600 gigawatt (GW), tetapi implementasinya masih sangat kecil.
“Implementasinya masih kurang dari 1%, tepatnya 0,41%, padahal potensinya begitu besar, ini kalau semua tumbuh dalam 5-10 tahun ke depan sesuai rencana itu bisa menghasilkan 760.000 tenaga kerja dan menurunkan emisi karbon 129,5 juta ton CO2,” paparnya.
Baca Juga
Di dalam RUPTL 2025-2034 tersebut, pemerintah bersama PLN menargetkan penambahan kapasitas sebesar 69,5 GW. Secara terperinci, porsi EBT dalam RUPTL terbaru ini adalah 42,6 GW (61%), sedangkan storage 10,3 GW (15%), dan fosil 16,6 GW (24%).
“Jadi dari RUPTL 10 tahun ke depan itu 76%-nya berasal dari energi terbarukan. Jadi banyak sekali ke depannya energi itu memang harus fokus ke lingkungan. Jadi diharapkan Kadin bisa melihat ini dalam rencana kerjanya,” ucap Bobby Gafur.

