BJ Habibie Sangat Peduli kepada Pengusaha Umi, Ini Buktinya!
JAKARTA, investortrust.id – Presiden ke-3 Indonesia, BJ Habibie, memiliki kepedulian yang sangat tinggi terhadap para pelaku usahamikrodanultramikro (umi). Kepedulian Habibie terhadap wong cilik dibuktikan dengan mendirikan PT Permodalan Nasional Madani (Persero) pada era pemerintahannya.
“PNM didirikan pada era mendiang Bapak BJ Habibie. Yang memberi nama pun Pak Habibie. Jadi, beliau memberikan langsung nama Permodalan Nasional Madani atau PNM, sebagai BUMN yang khusus didirikan untuk mendukung pembiayaan dan pemberdayaan UMKM,” kata Direktur Utama PNM, Arief Mulyadi kepada investortrust.id di Menara PNM, kawasan Kuningan, Jakarta, baru-baru ini.
Baca Juga
PNM adalah badan usaha milik negara (BUMN) yang dibentuk pada 1 Juni 1999 untuk memberdayakan para pelaku UMKM dan koperasi. Pelaku UMKM di Indonesia saat ini berjumlah 64,2 juta atau 99,99% dari total pelaku usaha. Berkontribusi 61,11% terhadap produk domestik bruto (PDB), UMKM menyerap 117 juta tenaga kerja atau 97% dari total tenaga kerja nasional.
Baca Juga
PNM Optimistis Capai Target Penyaluran Pinjaman Rp 70 Triliun
Menurut Arief Mulyadi, PNM tidak hanya memberikan pembiayaan, tetapi juga melakukan pembinaan dan pendampingan. Itu karena PNM mengemban misi mulia, yakni meningkatkan inklusi dan literasi keuangan, sekaligus memberikan pendidikan karakter dan mengupayakan pengusaha umi naik kelas secara berjenjang menjadi pengusaha mikro, kecil, menengah, hingga pengusaha besar.
Arief menjelaskan, kinerja PNM sudah sesuai ekspektasi. Per awal September 2023, Perusahaan pelat merah itu memiliki 14,8 juta nasabah aktif di 6.018 kecamatan, 432 kabupaten/kota, dan 35 provinsi. “Total penyaluran dalam waktu 7,5 tahun ini sekitar Rp 214 triliun,” tutur Arief.

