Menperin Agus Ungkap Realisasi Investasi Industri Agro Capai Rp 85 Triliun
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita menyebutkan, industri agro berkontribusi besar pada pertumbuhan ekonomi Indonesia, mulai dari peningkatan nilai tambah bahan baku hingga penciptaan lapangan kerja.
Menperin Agus mengungkapkan, realisasi investasi pada industri agro sepanjang Semester I-2025 mencapai Rp 85,05 triliun dan disertai penyerapan tenaga kerja sebanyak 9,8 juta orang atau 50,26% dari total tenaga kerja industri pengolahan nonmigas.
"Data tersebut memperlihatkan bahwa industri agro bukan hanya menjadi motor pertumbuhan, tetapi juga pilar pemerataan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja produktif,” ucap Menperin Agus dalam keterangan tertulisnya, Kamis (30/10/2025).
Menperin Agus mengungkapkan, realisasi investasi pada industri agro sepanjang Semester I-2025 mencapai Rp 85,05 triliun dan disertai penyerapan tenaga kerja sebanyak 9,8 juta orang atau 50,26% dari total tenaga kerja industri pengolahan nonmigas.
"Data tersebut memperlihatkan bahwa industri agro bukan hanya menjadi motor pertumbuhan, tetapi juga pilar pemerataan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja produktif,” ucap Menperin Agus dalam keterangan tertulisnya, Kamis (30/10/2025).
Selain itu, Agus Gumiwang memaparkan pada semester I tahun 2025, sektor industri agro mencatatkan kontribusi sebesar 52,07% terhadap PDB industri pengolahan nonmigas, kemudian memberikan andil hingga 8,96% terhadap PDB nasional, dan tumbuh positif 4,99%.
Dari sisi perdagangan luar negeri, Menperin mengemukakan, sektor industri agro juga menunjukkan kinerja yang gemilang dengan nilai ekspor menembus US$ 37,38 miliar dan surplus neraca dagang sebesar US$ 26,96 miliar.
Menperin menambahkan, pencapaian positif tersebut sejalan dengan sasaran Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, yang menekankan pentingnya percepatan industrialisasi melalui peningkatan nilai tambah di dalam negeri.
“Untuk mewujudkan sasaran tersebut, Kementerian Perindustrian tengah mengimplementasikan strategi baru industrialisasi nasional (SBIN) sebagai kerangka kerja komprehensif penguatan sistem industri nasional yang terintegrasi dari hulu hingga hilir,” katanya.

