Pekerja BUMN Suarakan Pentingnya Perusahaan Negara Sebagai Pilar Ekonomi Rakyat
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id – Dalam momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Hari Listrik Nasional dan HUT ke-80 RI, Forum Komunikasi Serikat Pekerja Badan Usaha Milik Negara (Forkom SP–Sekar BUMN) yang beranggotakan 35 serikat pekerja BUMN akan menggelar seminar nasional bertajuk “Mengawal dan Mengembalikan Tugas dan Fungsi BUMN sebagai Pilar Utama Ekonomi Bangsa sesuai Pasal 33 ayat (2) dan (3) UUD 1945.”
Acara ini akan diselenggarakan pada di Hotel Bidakara, Jakarta, Senin (27/10/2025) dan disiarkan secara daring untuk menjangkau pekerja BUMN dan masyarakat di seluruh Indonesia.
Forkom SP–Sekar BUMN menilai, delapan dekade atau 80 tahun perjalanan BUMN membuktikan perannya sebagai pilar utama ekonomi nasional dan alat kedaulatan negara.
Baca Juga
Prabowo Perintahkan Mendiktisaintek Siapkan 2.000 Profesional Muda Siap Kerja di BUMN dan Swasta
Koordinator Forkom SP–Sekar BUMN M. Abrar Ali menjelaskan, seminar nasional ini diadakan sebagai bentuk gerakan moral dan intelektual pekerja BUMN untuk mengawal arah kebijakan pasca-disahkannya Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2025 tentang BUMN. “BUMN bukan sekadar entitas bisnis yang mencari keuntungan, melainkan instrumen strategis negara untuk mewujudkan kedaulatan energi, ekonomi, dan keadilan sosial,” ujar Abrar di Jakarta, Selasa (21/10/2025).
Forkom SP–Sekar BUMN menekankan pentingnya memastikan bahwa pengelolaan BUMN tetap berada pada koridor Pasal 33 ayat (2) dan (3) UUD 1945, yang menegaskan penguasaan negara atas cabang-cabang produksi penting untuk kemakmuran rakyat.
Melalui forum ini, para pekerja BUMN berupaya memperkuat kesadaran kolektif akan pentingnya arah kebijakan BUMN yang berpihak pada kemandirian nasional. Seminar ini diharapkan menjadi ruang dialog konstruktif antara serikat pekerja, pemerintah, dan pemangku kebijakan untuk memastikan BUMN tidak kehilangan jati diri sebagai tulang punggung ekonomi bangsa.
Selain wadah diskusi, seminar ini juga akan merumuskan rekomendasi strategis kepada Presiden Prabowo Subianto dan DPR,dengan fokus agar arah kebijakan BUMN tetap berpihak pada kepentingan nasional, kesejahteraan pekerja, dan penguatan ekonomi rakyat. Kegiatan ini juga menjadi momentum reflektif bagi BUMN strategis, terutama di sektor energi, pangan, dan teknologi, agar tetap berfungsi sebagai penjaga kedaulatan nasional dan pemerataan ekonomi.
Tokoh Nasional dan Akademisi Hadir
Seminar akan menghadirkan pembicara lintas lembaga, seperti Gubernur Lemhannas, Anggota Komisi VI dan IX DPR, perwakilan Kementerian Ketenagakerjaan, serta akademisi dan pengamat ekonomi politik, seperti Prof. Kamarullah dan Ichsanuddin Noorsy. Sementara itu, Kepala BP BUMN Dony Oskaria dan Menteri Ketenagakerjaan Yassierli dijadwalkan memberikan keynote speech dalam acara tersebut.
Baca Juga
Targetkan Tarik Investasi 2 Tahun ke Depan, Jadi Alasan BPI Danantara Ajak Ekspatriat Masuk BUMN
Abrar menegaskan, Forkom SP–Sekar BUMN akan terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam memperjuangkan kebijakan yang berpihak pada rakyat dan pekerja. “Kami mengajak seluruh pekerja BUMN dan masyarakat untuk bersama-sama mengawal arah BUMN agar tetap menjadi benteng ekonomi rakyat. Inilah saatnya kita berdiri tegak demi kedaulatan bangsa,” tegasnya.

