Ini Sosok Dony Oskaria, Nahkoda Baru BP BUMN yang Pimpin Transformasi Perusahaan Pelat Merah
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id -- Presiden Prabowo Subianto telah resmi melantik Dony Oskaria sebagai Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) di Istana Negara, Jakarta, Rabu, 8 Oktober 2025. Pelantikan ini menandai babak baru dalam sejarah pengelolaan BUMN Indonesia karena bertepatan dengan transformasi kelembagaan dari Kementerian BUMN menjadi BP BUMN, menyusul disahkannya revisi keempat Undang-Undang BUMN oleh DPR RI.
Pemilihan Dony bukan keputusan mendadak tanpa alasan. Sebelum dipercaya memimpin BP BUMN, ia telah menjabat sebagai Wakil Menteri BUMN di masa Erick Thohir dan sempat menjadi pelaksana tugas (Plt) Menteri BUMN setelah Erick ditunjuk menjadi Menteri Pemuda dan Olahraga. Tak hanya itu, ia juga merupakan Chief Operating Officer (COO) dari Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara, superholding baru BUMN yang dibentuk oleh Presiden Prabowo. Danantara sendiri bertugas mengambil alih sebagian besar fungsi dan peran strategis yang sebelumnya dijalankan oleh Kementerian BUMN.
Dony Oskaria kini menjadi sosok sentral dalam upaya reformasi tata kelola BUMN. BP BUMN, sebagai lembaga baru hasil transformasi, diberikan mandat yang lebih luas dan independen dibandingkan kementerian sebelumnya. Salah satu kewenangannya adalah mengelola saham seri dwiwarna dengan persetujuan Presiden. Di bawah revisi UU BUMN, lembaga ini juga akan menjalankan prinsip tata kelola yang lebih bersih, termasuk pelarangan rangkap jabatan bagi menteri dan wakil menteri di posisi direksi maupun komisaris BUMN. Keputusan ini menindaklanjuti Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 128/PUU-XXIII/2025, serta menegaskan bahwa pengurus BUMN bukanlah penyelenggara negara.
Langkah reformasi lainnya adalah penguatan kesetaraan gender dalam struktur organisasi BUMN. Dalam undang-undang baru, afirmasi diberikan agar perempuan dapat memperoleh peluang yang sama dalam jabatan strategis seperti direksi, komisaris, maupun manajerial lainnya.
Sedikit informasi saja, Dony Oskaria merupakan putra Minang asal Tanjung Alam, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat (Sumbar) yang sempat menjabat sebagai Wamen BUMN. Sebelumnya ia pernah menjabat posisi sebagai Direktur Utama Injourney atau PT Aviasi Pariwisata Indonesia yang merupakan holding BUMN di sektor aviasi dan pariwisata. Nama Dony sendiri telah malang melintang di berbagai perusahaan dan dunia usaha, termasuk di perusahaan CT Corp.
Di grup milik Chairul Tanjung ini, Dony pernah menjabat sebagai Managing Director Bank mega (2012-2014), menjadi Komisaris Garuda Indonesia (2014-2019), CEO AntaVaya (2014-2020), Presiden Direktor Trans Studio Mall (2014-2020) dan CEO Hospitality & Entertainment CT Corp pada periode 2018-2020.
Usai pelantikannya, Dony menyampaikan komitmennya untuk memimpin transformasi BUMN sebagaimana yang diharapkan oleh Presiden. “Kita harapkan dengan adanya UU yang baru makin memperkuat proses transformasi yang diharapkan Bapak Presiden,” ucapnya. Ia juga mengungkapkan bahwa kabar pelantikannya datang mendadak. “Telepon dari Pak Seskab, insyaaAllah nanti pelantikan. (Dapat telpon) baru sejam yang lalu,” ujarnya di Istana Negara.
Sebagai bentuk formalitas, prosesi pelantikan turut disertai pengucapan sumpah jabatan yang dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo. Dalam sumpahnya, Presiden menegaskan pentingnya kesetiaan kepada konstitusi dan kerja penuh tanggung jawab demi pengabdian kepada negara.
Baca Juga
Dony Oskaria Pimpin Transformasi BP BUMN, Lembaga Baru Pengganti Kementerian BUMN
Dony Oskaria bukan figur baru di dunia bisnis dan pemerintahan. Ia adalah putra Minangkabau kelahiran Tanjung Alam, Tanah Datar, Sumatera Barat. Kehidupan masa kecilnya dijalani dalam kesederhanaan. Setelah menempuh pendidikan dasar di kampung halaman dan melanjutkan sekolah di Padang dan Jakarta, Dony sempat kuliah di Universitas Andalas namun kemudian pindah ke Jurusan Hubungan Internasional Universitas Padjadjaran. Ia menyelesaikan program MBA dari Asian Institute of Management di Filipina pada 2009.
Karier profesional Dony mencakup berbagai posisi strategis, termasuk sebagai Direktur Utama Injourney (holding BUMN pariwisata dan aviasi), Komisaris Garuda Indonesia, hingga CEO di sejumlah entitas CT Corp. Di bawah kepemimpinan Chairul Tanjung, ia menjabat CEO AntaVaya, CEO Hospitality & Entertainment, serta Presiden Direktur Trans Studio Mall.
Menurut laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) tahun 2023, Dony tercatat memiliki total kekayaan sebesar Rp 46,68 miliar, dengan komposisi harta yang meliputi properti di Jakarta Selatan dan Padang, kendaraan mewah, surat berharga, hingga kas. Ia juga memiliki utang sekitar Rp 16,79 miliar.
Pelantikan Dony sebagai Kepala BP BUMN disertai pengangkatan Aminuddin Ma’ruf dan Teddy Barata sebagai Wakil Kepala BP BUMN. Ketiganya diangkat berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 109P Tahun 2025. Dalam pelantikan yang sama, Prabowo juga mengangkat Mathius Fakhiri dan Aryoko Alberto Ferdinand Rumaropen sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Papua, sebagai bagian dari penguatan struktur pemerintahan yang lebih solid dan fokus hasil.
Dengan seluruh rekam jejak dan kapabilitasnya, Dony Oskaria kini memikul harapan besar untuk membawa perusahaan-perusahaan pelat merah menuju era baru: lebih profesional, transparan, dan strategis dalam menopang pembangunan nasional. (dari berbagai sumber)

