The Fed dan Geopolitik Bikin Harga Emas Antam (ANTM) Melejit ke Rekor Baru
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau Antam hari ini Rabu (8/10/2025) dipantau laman Logam Mulia mencapai Rp 2,296 juta atau naik Rp 12.000 dari Selasa (7/10/2025) Rp 2,284 juta per gram di tengah ketegangan geopolitik, pelemahan dolar AS, dan ketidakpastian ekonomi global.
Adapun rekor tertinggi sepanjang sejarah (all time high/ATH) harga emas Antam sebelumnya berada di level Rp 2,284 juta per gram yang dicetak pada Selasa 7 Oktober 2025.
Sedangkan harga jual kembali (buyback) emas Antam sebesar Rp 2,144 juta atau naik Rp 12.000 dari sebelumnya Rp 2,132 juta.
Pergerakan harga emas Antam di tengah harga emas global yang naik menembus level psikologis US$ 4.000 per ons untuk pertama kalinya dalam sejarah perdagangan, menandai babak baru reli logam mulia.
Baca Juga
Ketidakpastian Global Meningkat, Emas Capai Rekor Tertinggi di Atas US$ 3.900
Futures emas AS untuk pengiriman Desember ditutup di US$ 4.004,4 per ons, naik 0,7% dibanding sesi sebelumnya, setelah sempat menyentuh puncak intraday di US$ 4.014,6. Harga emas spot juga mencatat rekor baru di US$ 3.990,85 per ons, menurut data Reuters, sebelum stabil di sekitar US$ 3.985 pada akhir perdagangan Selasa.
Reli emas sepanjang 2025 ini mencapai 51%, menjadikannya salah satu aset dengan performa terbaik di pasar global. Kombinasi faktor pelemahan dolar, ekspektasi pemangkasan suku bunga Federal Reserve (The Fed), pembelian besar-besaran oleh bank sentral, hingga masuknya dana ke ETF emas, memperkuat posisinya sebagai aset lindung nilai utama.
Baca Juga
Bank Rakyat China memperpanjang pembelian emas untuk bulan ke-11 berturut-turut pada September, mempertegas strategi diversifikasi cadangan devisa di tengah tekanan geopolitik dan sanksi keuangan Barat.
Di sisi lain, Goldman Sachs menaikkan proyeksi harga emas Desember 2026 menjadi US$ 4.900 per ons, dengan asumsi permintaan ETF Barat dan pembelian bank sentral tetap solid.
Namun, peringatan datang dari Bank of America yang menilai reli emas berpotensi “kelelahan” menjelang akhir tahun. “Harga emas bisa mengalami konsolidasi atau koreksi jangka pendek,” tulis BofA dalam risetnya, menyarankan investor untuk tetap disiplin menghadapi pasar yang kian volatil.
Dengan Pemerintahan AS yang lumpuh selama sepekan, inflasi global yang belum reda, dan ketegangan politik di Eropa serta Asia, emas kembali menjadi simbol perlindungan kekayaan di era penuh guncangan.
Baca Juga
PM Prancis Lecornu Mengundurkan Diri, Picu Kekacauan Politik Baru
Momentum ini menunjukkan bahwa dunia sedang kembali mencari jangkar stabilitas, dan saat ini, jangkar itu berwujud emas.
Berikut harga emas Antam hari ini:
- Emas 0,5 gram: Rp 1,198 juta
- Emas 1 gram: Rp 2,296 juta
- Emas 2 gram: Rp 4,532 juta
- Emas 3 gram: Rp 6,773 juta
- Emas 5 gram: Rp 11,225 juta
- Emas 10 gram: Rp 22,455 juta
- Emas 25 gram: Rp 56,012 juta
- Emas 50 gram: Rp 111,945 juta
- Emas 100 gram: Rp 223,812 juta
- Emas 250 gram: Rp 559,265 juta
- Emas 500 gram: Rp 1,118,320 miliar
- Emas 1.000 gram: Rp 2,236,600 miliar.

