Jokowi Resmi Jadi Anggota Dewan Penasihat Global Bloomberg New Economy
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Presiden Republik Indonesia ke-7, Joko Widodo (Jokowi), resmi ditunjuk sebagai salah satu anggota Dewan Penasihat Global Bloomberg New Economy. Informasi ini diumumkan melalui laman resmi Bloomberg pada Selasa (23/9/2025).
Dewan penasihat tersebut dibentuk pada April 2025 untuk merespons tantangan global yang semakin kompleks. Kepemimpinannya dipegang oleh mantan Menteri Perdagangan Amerika Serikat, Gina Raimondo, dan Mario Draghi, mantan Perdana Menteri Italia sekaligus Presiden Bank Sentral Eropa.
Forum global ini mempertemukan para pemimpin lintas sektor untuk mendiskusikan transformasi ekonomi, terutama di negara-negara berkembang. Bloomberg menegaskan, kelompok penasihat ini terdiri dari tokoh-tokoh dengan pengalaman di tingkat tertinggi bisnis, pemerintahan, dan organisasi multilateral.
“Kelompok penasihat ini memiliki pengalaman di tingkat tertinggi bisnis, pemerintahan, dan organisasi multilateral, dan masukan mereka akan sangat penting dalam memandu upaya kami,” tulis Bloomberg dalam pengumumannya.
Bersama Jokowi, terdapat 21 tokoh dunia lainnya yang masuk dalam jajaran penasihat, di antaranya Gita Gopinath (Wakil Direktur Pelaksana Pertama IMF), Dawn Fitzpatrick (CEO Soros Fund Management), Josephine Wapakabulo (Pendiri TIG Africa), Gan Kim Yong (Wakil Perdana Menteri Singapura), hingga Michael R. Bloomberg sendiri sebagai pendiri Bloomberg LP. Nama-nama lain termasuk Naubar Afeyan, pendiri Moderna; Strive Masiyiwa, investor telekomunikasi dan filantropis global; serta David Velez, CEO Nubank.
Bloomberg juga menampilkan profil singkat Jokowi yang dikenal sebagai politisi, insinyur, sekaligus pengusaha. Ia memimpin Indonesia selama dua periode, 2014–2024, dan tercatat sebagai presiden pertama dari luar lingkaran elite politik maupun militer.
Penunjukan ini bertepatan dengan agenda pertemuan Presiden Prabowo Subianto bersama pendiri Bloomberg LP, Michael Bloomberg, di New York. Melalui unggahan resmi Instagram Rosan Roeslani, @rosanroeslani, dijelaskan bahwa pertemuan tersebut membahas peluang investasi Bloomberg di Indonesia.
“Kami mendampingi Bapak Presiden Prabowo bertemu dengan pendiri Bloomberg LP, Mr. Mike Bloomberg hari ini membahas peluang kolaborasi strategis untuk memperkuat ekosistem investasi tanah air, seperti energi bersih dan perlindungan sumber daya laut,” tulis Rosan.
Bloomberg New Economy sendiri akan menggelar forum global pada 19–21 November 2025 di Singapura. Acara tersebut akan diisi dengan sidang pleno, diskusi kelompok, serta kesempatan berjejaring dengan tema utama “Thriving in an Age of Extremes.” Forum ini diharapkan menjadi wadah kolaborasi untuk mencari solusi atas berbagai isu global, mulai dari keuangan, perdagangan, industrialisasi, hingga keberlanjutan.

