Kadin Tegaskan Komitmen Kawal Program Pemerintah untuk Dorong Ekonomi dan Lapangan Kerja
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menegaskan komitmennya untuk mendukung pemerintah dalam menghadapi tantangan ekonomi sekaligus mendorong penciptaan lapangan kerja di seluruh Indonesia.
Ketua Umum Kadin Indonesia periode 2025–2029, Anindya N. Bakrie, menyampaikan bahwa Kadin siap menjadi mitra strategis pemerintah dalam menjalankan berbagai program prioritas, terutama yang berkaitan dengan peningkatan ekonomi nasional dan serapan tenaga kerja.
“Sebagai wadah dunia usaha, kami siap mendukung pemerintah sebagai mitra strategis. Sekarang tantangannya memang banyak, tetapi peluangnya juga sangat besar, apalagi dengan likuiditas yang tersedia,” ujar Anindya saat ditemui di Menara Kadin, Jakarta, Selasa (16/9/2025).
Ia menekankan pentingnya peran Kadin dalam mengawal implementasi program pemerintah, mulai dari pusat hingga ke daerah. Ia mencontohkan beberapa program seperti MBG, program perumahan melalui Kementerian PUPR, hingga program koperasi digital “Kopdes Merah Putih” yang tengah dirancang.
“Kita tidak hanya membahas masalah, tapi juga mencari solusi konkret agar program-program pemerintah sampai ke kebutuhan masyarakat di kota dan daerah,” jelas Anindya.
Baca Juga
Anindya juga menyoroti beberapa isu prioritas seperti keuangan, infrastruktur, perumahan, dan sektor pertanian yang menurutnya memerlukan perhatian khusus dan sinergi dunia usaha agar bisa berjalan efektif.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Dewan Pertimbangan Kadin Indonesia, Arsjad Rasjid, turut menekankan pentingnya soliditas pelaku usaha dari berbagai skala — mulai dari korporasi besar hingga UMKM — dalam mendukung kebijakan pemerintah.
“Kita menyatakan soliditas para pengusaha, dari yang besar sampai yang kecil, termasuk UMKM. Tujuannya agar kita bisa memberikan solusi nyata yang mendukung program-program pemerintah,” ujar Arsjad.
Menurutnya, penciptaan lapangan kerja harus dilakukan melalui peningkatan investasi, baik oleh pelaku usaha domestik maupun asing. Hal tersebut dianggap sebagai kunci dalam mendorong pertumbuhan ekonomi secara berkelanjutan.
“Solusi untuk memperluas lapangan kerja adalah dengan menambah investasi dan mendorong sektor-sektor produktif yang menyerap tenaga kerja,” tegasnya.
Arsjad juga mengingatkan bahwa tantangan ekonomi saat ini bersifat global. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh elemen pelaku usaha untuk memperkuat kolaborasi dan persatuan dalam menghadapi tekanan ekonomi dunia.
“Inilah saatnya kita bergotong royong dan memastikan ekonomi nasional tetap bergerak maju. Dunia usaha — termasuk koperasi, BUMN, dan BUMD — harus bersatu untuk menciptakan optimisme dan energi positif,” pungkasnya.

