Kisah Haru Keluarga Gaza yang Dievakuasi ke Yordania Terima Bantuan Dompet Dhuafa
Poin Penting
|
AMMAN, Investortrust.id – Keluarga Abu Samur dan Linda adalah potret nyata penderitaan warga Gaza yang kini mengungsi ke Yordania demi menyelamatkan diri dari serangan beruntun di Khan Yunis.
Abu Samur menceritakan bahwa mereka telah berpindah-pindah tempat, dari sekolah ke rumah sakit, sebelum akhirnya dievakuasi. Anak mereka kini menderita malnutrisi dan memerlukan perhatian khusus.
Baca Juga
HUT ke-80 RI, Dompet Dhuafa Ajak Seluruh Pihak Gotong Royong Merdeka dari Kemiskinan
Kementerian Sosial Yordania bersama lembaga kemanusiaan internasional memfasilitasi proses evakuasi bagi para korban konflik Gaza. Di sisi lain, masyarakat Indonesia menunjukkan solidaritasnya melalui Dompet Dhuafa, lembaga kemanusiaan yang aktif membantu warga Palestina.
Tim Dompet Dhuafa hadir di Amman, Yordania pada Rabu (10/9/2022) untuk mendatangi keluarga Linda yang kini bertahan di pengungsian. Bantuan yang disalurkan berupa kebutuhan logistik, selimut, dan perlengkapan lain untuk menghadapi cuaca dingin.
“Ya, sore ini kami di Yordania baru saja melakukan kunjungan kepada satu keluarga pengungsi Palestina dari Gaza. Kami memberikan bantuan keperluan sehari-hari, kebutuhan logistik, termasuk pakaian hangat menjelang musim dingin di Yordania. Lebih jauh, kami juga mendapatkan banyak informasi tentang kehidupan mereka sebelumnya, kondisi mereka sekarang, dan harapan mereka kepada bangsa-bangsa Muslim, termasuk Indonesia,” ujar Direktur Layanan Sosial Dompet Dhuafa Ahmad Juwaini dalam keterangannya, Kamis (11/9/2205).
Kehadiran tim Dompet Dhuafa tidak hanya membawa bantuan material, tetapi juga semangat solidaritas. Di tengah kehilangan dan trauma, Linda menceritakan bagaimana keluarganya perlahan bangkit. Anak-anak kembali bersekolah, bahkan ada yang berhasil menamatkan hafalan Al-Qur’an hingga empat juz.
Baca Juga
Ikut Armada Global Lawan Blokade, Dompet Dhuafa Kirim Relawan untuk Gaza
Namun, Linda mengaku hatinya tetap terpaut pada Gaza. “Jika suatu saat Gaza kembali aman, kami ingin pulang dan membangun hidup kami seperti dulu,” katanya.
Dompet Dhuafa menegaskan bahwa dukungan dari masyarakat Indonesia akan terus disalurkan. Bantuan difokuskan pada kebutuhan pangan, kesehatan, perlindungan, dan pendidikan bagi pengungsi Palestina. Lembaga ini mengajak publik untuk terus bersolidaritas agar harapan keluarga seperti Linda tetap menyala di tengah ketidakpastian.

