Bandara Ahmad Yani Semarang Resmi Layani Penerbangan Internasional
Poin Penting
|
SEMARANG, investortrust.id — Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang mulai melayani penerbangan internasional, ditandai dengan penerbangan perdana AirAsia rute Kuala Lumpur–Semarang pada Jumat (4/9/2025). Penerbangan ini akan beroperasi tujuh kali seminggu.
Menteri Perhubungan (Menhub), Dudy Purwagandhi mengatakan, pembukaan kembali rute internasional di Semarang merupakan bagian dari strategi memperluas konektivitas, mendorong pariwisata, dan memperkuat ekonomi daerah.
“Pembukaan rute internasional ini diharapkan menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus memperluas jaringan konektivitas global,” kata Dudy dalam keterangan resmi, dikutip Sabtu (6/9/2025).
Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen menambahkan, penerbangan langsung ini akan mempermudah mobilitas dan membuka peluang baru bagi pariwisata dan produk daerah. Ia menyebut ada 8.553 penumpang yang tercatat dalam penerbangan awal.
“Apakah ada dampaknya? Data menunjukkan bahwa pada tahun 2024 ada 593 wisatawan mancanegara yang datang ke Jawa Tengah dan hari ini terbukti 8.553 penumpang yang akan terbang baik dari Jawa Tengah maupun dari Kuala Lumpur,” imbuh Taj Yasin.
Baca Juga
Erick Thohir Tunjuk M Rizal Pahlevi Jadi Bos Injourney Airports
CEO InJourney Airports Regional IV, Rahadian D Yogisworo turut menyampaikan, sebelum pandemi pada 2019, Bandara Ahmad Yani melayani hampir 230 ribu penumpang internasional. Dengan dibukanya kembali rute Kuala Lumpur–Semarang, pihaknya optimistis Semarang kembali menjadi pintu gerbang utama Jawa Tengah.
“Harapan kami, penerbangan Kuala Lumpur–Semarang ini menjadi awal dari konektivitas yang lebih luas, termasuk rencana pembukaan rute baru ke Singapura pada November mendatang,” harap Rahadian.
Sementara itu, Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Jawa Tengah, Muhammad Masrofi mengatakan, penerbangan internasional diproyeksikan mendorong pertumbuhan kunjungan wisatawan mancanegara hingga 38%.
“Dengan rute Kuala Lumpur–Semarang yang sudah beroperasi, serta rencana maskapai Scoot membuka rute Semarang–Singapura pada akhir 2025, kami optimistis kunjungan wisatawan mancanegara dapat tumbuh hingga 38%, lebih tinggi dibanding peningkatan 28% pada 2023–2024,” pungkas Masrofi.

