Pertamina Bawa Produk Lokal ke Kancah Dunia Lewat SMEXPO yang Raup Transaksi Miliaran Rupiah
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id – PT Pertamina (Persero) menggelar Pertamina SMEXPO Merah Putih 2025 di Grha Pertamina, Jakarta, pada 11–15 Agustus 2025. Ajang tahunan ini berhasil mencatat transaksi business to business (B2B) senilai Rp 9,2 miliar dan penjualan langsung Rp 200 juta.
Pameran yang menampilkan karya UMKM binaan Pertamina ini menjadi bukti komitmen perusahaan dalam mendukung kemandirian ekonomi nasional sekaligus mendorong UMKM menembus pasar global.
Vice President Corporate Communication Pertamina Fadjar Djoko Santoso mengatakan, Pertamina menjadikan SMEXPO sebagai wadah strategis bagi UMKM untuk memperluas akses pasar. "Selain memfasilitasi penjualan ritel, acara ini juga membuka peluang pertemuan bisnis dengan pembeli industri, baik dari dalam negeri maupun mancanegara," kata Fajar dalam keterangannya, Minggu (17/8/2025).
Baca Juga
Pertamina Drilling Bangun Sumur Air Bersih, Dimanfaatkan oleh 58 Kepala Keluarga di Minas Jaya Siak
Dia menegaskan bahwa sebagai perusahaan milik negara, Pertamina memiliki tanggung jawab sosial untuk mendukung tumbuh kembang UMKM. Dukungan tersebut diberikan melalui pelatihan, akses permodalan, serta fasilitasi pameran di dalam dan luar negeri.
“Dengan dukungan dan pembinaan berkelanjutan, sejumlah mitra binaan Pertamina berhasil mengembangkan usahanya hingga menembus pasar internasional. Ini membuktikan kualitas produk UMKM kita sangat kompetitif di pasar global,” kata Fadjar.
Pertamina menjalankan program unggulan, seperti UMK Academy, wadah pelatihan untuk meningkatkan daya saing UMKM, serta akses pembiayaan yang terjangkau. Di sisi pemasaran, SMEXPO menjadi instrumen penting memperkenalkan produk unggulan UMKM ke pangsa pasar lebih luas. "Saat ini, Pertamina telah membina lebih dari 66.000 UMKM di seluruh Indonesia," kata dia.
Kisah sukses UMKM binaan Pertamina
Dukungan Pertamina mendapat sambutan positif dari pelaku UMKM. Founder dan CEO Kainnesia, Nur Salam, menuturkan bahwa pembinaan Pertamina sangat membantu pengembangan bisnisnya. Mulai pendanaan, pendampingan intensif, hingga partisipasi dalam pameran internasional, seperti Jogja Fashion Week, Inacraft, dan Trade Expo Indonesia.
“Kami dibina mulai proses marketing, produksi, hingga manajemen usaha. Dampak positifnya sangat terasa,” ujar Nur Salam pada ajang SMEXPO.
Dari semula hanya menggandeng lima penenun dan satu penjahit, kini Kainnesia telah merangkul 200 penenun dan 50 penjahit di berbagai daerah. Menurut Nur Salam, dukungan Pertamina bukan hanya memperkuat usaha, tetapi membuka lapangan kerja baru dan memperkenalkan budaya Indonesia ke mancanegara.
Baca Juga
Sambut HUT RI Ke-80, Pertamina Patra Niaga Beri Harga Hemat hingga Rp 450 per Liter
Sementara itu, pemilik Glory Nine Degrees, Sani Sandyani, juga merasakan manfaat dari pembinaan Pertamina. Melalui kesempatan bertemu buyer di ajang Ina Buyer, Glory Nine Degrees berhasil mencatat potensi proyek senilai Rp 3,9 miliar.
Pertamina SMEXPO Regional 2025 akan berlanjut di beberapa kota besar, seperti Yogyakarta, Bandung, dan Surabaya, sebelum mencapai puncaknya pada SMEXPO Nasional pada November 2025. Ajang ini juga dikaitkan dengan peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia, membawa semangat “merdeka ekonomi” bagi UMKM.

