KA Argo Bromo Anjlok, Menhub Pertanyakan Kualitas Gerbong Inka
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwaghandi akan mengevaluasi penyebab insiden anjloknya KA Argo Bromo Anggrek di Kabupaten Subang, Jawa Barat sampai pada kualitas gerbong kereta yang diproduksi PT Industri Kereta Api (Persero) atau Inka.
Baca Juga
Dudy menyampaikan, insiden tersebut masih diinvestigasi Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT). Namun secara paralel, dia juga meminta Direktur Jenderal (Dirjen) Perkeretaapian Kemenhub Allan Tandiono, untuk memeriksa produsen gerbong, yakni PT Inka.
"Saya minta dengan Pak Dirjen untuk melakukan pemeriksaan kepada pembuat gerbong, Inka. Untuk memastikan bahwa apakah memang dalam pembuatan gerbong itu telah dilaksanakan secara baik," ungkapnya saat media gathering di Jakarta, Kamis (14/8/2025).
Dudy menyebutkan, insiden anjlok tersebut terjadi pada enam gerbong KA Argo Bromo Anggrek di Subang, Jawa Barat, Jumat (1/8/2025) lalu. Meski tidak ada korban jiwa, pemerintah tetap akan mengevaluasi secara menyeluruh.
"Kereta (anjlok) yang Subang itu, kami ingin memastikan bagaimana gerbong itu kita periksa dari awal mulai pembuatan (gerbong)," tegasnya.
Baca Juga
Sebelumnya, peristiwa anjloknya KA Argo Bromo Anggrek terjadi pada pukul 15.47 WIB, Jumat (1/8/2025). Pada hari pertama insiden, sebanyak 17 perjalanan KA dibatalkan. Keesokan harinya pada Sabtu (2/8/2025), terdapat 54 perjalanan yang dibatalkan, serta pada Minggu (3/8/2025) sebanyak dua perjalanan.
Imbas kecelakaan tersebut, sebanyak 440.000 pemilik tiket batal berangkat. Sebagai bentuk pertanggungjawaban, KAI akan mengembalikan uang para penumpang secara penuh (full refund) alias 100%.

