Danantara Siapkan Jurus Restrukturisasi Utang Kereta Cepat Whoosh
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - BPI Danantara Indonesia akan melakukan evaluasi terkait restrukturisasi utang PT Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC) atau Whoosh.
“Kita sedang evaluasi ini (rencana restrukturisasi utang),” kata CEO Danantara Indonesia Rosan Perkasa Roeslani saat ditemui di kantor Kemenko bidang Perekonomian, Jakarta, Selasa (5/8/2025).
Baca Juga
Pembangunan Akses Tol Japek ke Stasiun Whoosh Karawang Dilakukan Bertahap
Namun, Rosan belum menjelaskan detail kapan rencana tersebut akan dilakukan serta besaran dana yang disiapkan Danantara untuk merestrukturisasi utang Whoosh.
Lebih jauh ia menginginkan agar aksi korporasi yang dilakukan Danantara, termasuk terhadap Whoosh, dapat secara komperhensif menguraikan masalah masing-masing anak usaha.
“Jadi bukan hanya sifatnya menunda masalah. Nanti pada saatnya kita akan umumkan langkah-langkah kita dalam merestrukturasi KCIC atau Whoosh ini,” ungkapnya.
Baca Juga
Libur Sekolah, Kereta Cepat Whoosh Tebar Promo Gila-gilaan Diskon Hingga 50%
Wacana restrukturisasi utang Whoosh mencuat dari Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria. Dilansir berbagai sumber, Donny mengatakan saat ini pihaknya tengah menyiapkan berbagai solusi, termasuk pengajuan restrukturisasi utang.
Adapun proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung itu mendapatkan pinjaman dari China Development Bank (CDB) sebesar Rp 6,98 triliun. Dony menilai opsi restrukturisasi bisa diambil agar tak mengganggu kinerja PT Kereta Api Indonesia ke depannya.

