Harga Emas Naik, Investor Tunggu Hasil Perundingan AS–China serta Sinyal The Fed
Poin Penting
|
CHICAGO, Investortrust.id - Harga emas naik tipis pada Selasa (29/7/2025) karena investor menunggu hasil pembicaraan perdagangan AS-Tiongkok dan pertemuan kebijakan Federal Reserve (The Fed).
Harga emas di pasar spot naik 0,4% menjadi US$ 3.327,69 per ons. Sementara emas mencapai titik terendah sejak 9 Juli pada Senin (28/7/2025) setelah kesepakatan perdagangan Amerika Serikat dan Uni Eropa mengurangi permintaan safe haven. Adapun harga emas berjangka AS ditutup 0,4% lebih tinggi pada US$ 3.324.
China dan Amerika Serikat akan mendorong penghentian sementara tarif timbal balik AS terhadap barang-barang China serta tindakan balasan China. Demikian diungkapkan negosiator perdagangan utama Li Chenggang setelah kedua pihak menyelesaikan negosiasi di Stockholm, Swedia.
Baca Juga
Dua Faktor Ini Disebut Jadi Pemicu Harga Emas di Indonesia Terus Naik
Para analis mencatat bahwa kesepakatan terkini AS dengan Uni Eropa dan Jepang menawarkan beberapa keringanan. Namun, pembicaraan dengan Tiongkok tetap lebih rumit dan berlarut-larut.
“Mengingat risiko gagalnya perundingan, beberapa investor merasa perlu untuk memiliki eksposur ke aset safe haven jika keadaan memburuk lagi,” ujar analis pasar City Index dan FOREX.com, Fawad Razaqzada dilansir CNBC.
Terkait suku bunga AS, rapat kebijakan 2 hari bank sentral AS akan berakhir pada Rabu (30/7/2025), dengan suku bunga diperkirakan tetap tidak berubah. Investor akan mencermati komentar The Fed untuk mencari sinyal mengenai waktu dan potensi penurunan suku bunga ke depan.
Pasar saat ini memperkirakan penurunan suku bunga sekitar 50 basis poin pada akhir tahun. "Oktober dilihat sebagai titik awal yang paling mungkin," kata Wakil Presiden Zaner Metals, Peter Grant.
Namun, perbedaan pendapat dua anggota The Fed dapat menggeser ekspektasi penurunan suku bunga pada September, yang berpotensi meningkatkan harga emas.
Baca Juga
Harga Emas Antam Turun Lagi ke Rp 1,906 Juta Dampak Kesepakatan Dagang AS-UE
Emas cenderung diuntungkan dalam lingkungan suku bunga rendah karena berkurangnya imbal hasil pada aset pesaing, membuat logam yang tidak memberikan imbal hasil lebih menarik bagi investor.
Sedangkan harga perak naik 0,1% menjadi US$ 38,19 per ons, paladium naik 0,9% menjadi US$ 1.257,41, dan platinum naik 0,7% menjadi US$ 1.399,70.

