Konsolidasi Jelang Spin Off, BTN Syariah Gelar Rakernas
Jakarta, Investortrust.id – BTN Syariah menggelar Rakernas untuk konsolidasi menyamakan visi mendukung Spin Off sampai lahirnya Bank Umum Syariah (BUS) BTN yang ditargetkan sebelum akhir 2025 ini. BUS diharapkan dapat memberikan solusi yang komprehensif, digital dan modern bagi masyarakat untuk kehidupan yang lebih baik.
Seperti diketahui, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) bergerak cepat mendapatkan izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) agar proses spin-off Unit Usaha Syariah (UUS) BTN bisa cepat terlaksana. Proses spin-off BTN Syariah yang saat ini sedang berjalan tidak terlepas dari aturan yang ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui Peraturan OJK (POJK) No.10/2023 dan POJK No.12/2023. POJK No.12/2023 mengatur tentang pemisahan Unit Usaha Syariah (UUS) dari bank induk.
Dalam ketentuan POJK itu, disebutkan bank yang aset UUS-nya mencapai 50% atau lebih dari total aset induknya, atau aset UUS-nya minimal Rp50 triliun, wajib melakukan spin-off menjadi Bank Umum Syariah (BUS). Hingga akhir Maret 2025, aset UUS BTN telah mencapai Rp61,19 triliun, dengan pencapain tersebut, UUS BTN wajib sudah memisahkan diri dari induknya.

