VKTR Kembali Bikin Terobosan Hadirkan EV Mining Truck Berkualitas
JAKARTA, investortrust.id -- PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk, pionir EV Heavy Mobility di Indonesia, membawa terobosan baru dalam partisipasinya di Indonesia Mining Exhibition. Dalam pameran terakbar di Asia ini, VKTR memperkenalkan EV Mining Truck berkualitas tinggi yang dihasilkan melalui kolaborasi strategis dengan Yutong, pemimpin global dalam industri kendaraan listrik (electric vehicle/EV).
Menurut CEO PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk, Gilarsi W Setijono, dalam pameran bergengsi ini, VKTR dengan bangga menampilkan EV Mining Truck unggulan perseroan, bekerja sama dengan Yutong, dalam upaya memberikan kontribusi positif dengan menghadirkan solusi mobilitas yang ramah lingkungan kepada industri pertambangan di Indonesia.
"VKTR (dibaca “Vektor”) terus konsisten dalam merealisasikan komitmen kami untuk memimpin pasar EV Heavy Mobility di Indonesia. Setelah sukses menjadi pionir untuk EV Bus, kini VKTR mulai memimpin di kategori EV Mining Truck,” ujar Gilarsi di Jakarta, Kamis (14/09/2023).
Indonesia Mining Exhibition (IME) adalah pameran peralatan pertambangan internasional terbesar di Asia dan menyediakan platform profesional bagi industri pertambangan Indonesia untuk melakukan bisnis yang digelar pada 13-16 September 2023 di JIEXPO Kemayoran. IME yang diselenggarakan setiap tahun, merupakan salah satu acara terkemuka di Indonesia yang menghadirkan inovasi terbaru dan teknologi terkini di sektor pertambangan.
Gilarsi menjelaskan, EV Mining Truck yang akan dipamerkan oleh VKTR-Yutong adalah jawaban terbaru atas kebutuhan transportasi yang efisien, ramah lingkungan, dan andal di sektor pertambangan. Dengan dukungan teknologi canggih dari Yutong, kendaraan ini memiliki sejumlah keunggulan, yakni, pertama baterai dengan keamanan tinggi dan efisiensi tinggi. Kualitas baterai 10 kali lebih tinggi dibandingkan industri lainnya.
Kedua, sistem kontrol ganda terintegrasi yang dikembangkan sendiri: all-in-one controller, efisiensi maksimum ≥99% (rata-rata industri 97%). Keunggulan ketiga, penggerak listrik dengan efisiensi tinggi. “Yutong secara mandiri mengembangkan motor penggerak ganda koaksial terintegrasi, efisiensi motor dapat mencapai lebih dari 97%,” kata Gilarsi.
Baca Juga
Keempat, teknologi pemulihan energi dengan efisiensi tinggi, yakni mode pengisian daya, double guns dapat mencapai 600A, 50% lebih tinggi dari standar nasional (400A). Kendaraan ini kompatibel dengan mode swappable, dan baterai dapat ditukar secara efisien dalam 7 menit. “Terdapat berbagai metode pengisian energi berefisiensi tinggi bersifat opsional, beradaptasi dengan beragam kebutuhan transportasi di area pertambangan yang berbeda,” tutur Gilarsi.
Keunggulan kelima, Netlink Cloud Platform yaitu perlindungan daya baterai, 26 jenis peringatan, dan akurasi peringatan ≥ 95%. Keenam, sistem energi baru bekerja dengan stabil, dan tingkat comprehensive attendance mencapai lebih dari 95%. Sedangkan keunggulan ketujuh adalah pemulihan energi berefisiensi tinggi, berhasil mencapai satu kWh per hari dalam kondisi jalan pertambangan tertentu.
Lebih lanjut Gilarsi menyatakan, PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk melihat masa depan yang cerah untuk EV Truck di Indonesia. “Kami berharap dapat berkontribusi dalam mendorong keberlanjutan dan efisiensi di sektor pertambangan melalui solusi inovatif ini,” tegasnya.
PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk adalah perusahaan yang fokus dalam pengembangan ekosistem kendaraan listrik segmen heavy mobility di Indonesia. VKTR berkomitmen untuk terus mendorong akselerasi adaptasi kendaraan listrik di Indonesia, dengan manufaktur, serta bermitra dengan partner kendaraan listrik terbaik di kategorinya.
Perseroan didirikan pada 23 November 2007, yang semula bernama PT Bakrie Steel Industries. Perubahan menjadi PT VKTR Teknologi Mobilitas dilakukan pada 29 Maret 2022. VKTR kini merupakan salah satu pionir dalam bidang elektrifikasi transportasi di Indonesia.
Saham VKTR dicatatkan di Bursa Efek Indonesia pada 19 Juni 2023. VKTR mematok harga IPO di Rp 100 dan melepas 8,75 miliar saham atau setara 20%, sehingga meraih dana publik sebesar Rp 875 miliar. Pada penutupan perdagangan Rabu (13/9/2023), harga saham VKTR berada di level Rp 127, atau 27% di atas harga perdana.

