SKK Migas Gandeng TNI dan Polri Jaga Objek Vital Migas di Sumut
JAKARTA, investortrust.id - Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) menggandeng TNI dan Polri untuk menjaga ojek vital migas di Sumatera Utara (Sumut). Langkah itu ditempuh agar kegiatan eksplorasi dan eksploitasi tetap berjalan, sehingga produksi migas tidak terganggu.
"Kami berharap dukungan dari semua pihak, khususnya dari bapak-bapak pimpinan TNI dan Polri untuk bersama-sama berkolaborasi dengan KKKS untuk menjaga aset perusahaan yang notabene juga merupakan aset negara," kata Deputi Dukungan Bisnis SKK Migas, Rudi Satwiko dalam keterangan resmi yang diterima investortrust.id diJakarta, Kamis (25/01/2024).
Baca Juga
SKK Migas Targetkan Investasi Eksplorasi Migas Tahun Ini Melonjak 200%
Menurut Rudi, perwakilan SKK Migas dan kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) telah menemui Pangdam I Bukit Barisan, Mayjen (TNI) Mochammad Hasan dan Kapolda Sumut, Irjen (Pol) Agung Setya secara terpisah di Sumut.
Kepala Perwakilan SKK Migas Sumatera Bagian Utara (Sumbagut), Rikky Rahmat Firdaus menjelaskan,sinergi antara SKK Migas, KKKS, TNI, dan Polri harus terus dijaga agar eksplorasi dan eksploitasi di wilayah Sumbagut tetap terjaga dan produksi migas tidak terganggu.
"Ini penting untuk keberlanjutan ketahanan energi dan kebutuhan energi secara nasional dan mengejar program 1 juta barel (BOPD) dan 12 miliar kaki kubik gas (BSCFD) pada 2030," tegas Rikky.
Pangdam I Bukit Barisan dan Kapolda Sumut juga menyatakan dukungan terhadap kegiatan industri hulu migas di Provinsi Sumut, mengingathulu migas merupakan proyek strategis nasional (PSN) untuk menjaga ketahanan energi nasional.
Sementara itu, General Manager Energi Mega Persada (EMP) Gebang Limited, Resha Ramadian selaku perwakilan KKKS mengungkapkan, lazimnya kegiatan pengeboran sumur migas baru, EMP Gebang Limited akan menyiapkan pengeboran atau drilling site preparation (DSP) dengan memperbaiki akses jalan dan jembatan.
Baca Juga
Target Lifting Minyak Turun di 2024, SKK Migas Siapkan Strategi Ini
“Kami pun akan membangun staging area dan membangun wellpad atau lokasi untuk menara pengeboran. Akses jalan yang diperbaiki sepanjang 17 km dari Kantor Kecamatan Tanjung Pura menuju lokasi pengeboran Sumur SCGD-01 dan SCGD-02 di Desa Bubun, Kecamatan Tanjung Pura, Sumatera Utara," papar dia.
EMP Gebang, kata Resha,juga akan memperbaiki dan membangun jembatan baru di 11 titik menuju lokasi pengeboran. Alhasil,kendaraan berat bisa melintas di lokasi itu secara aman. “Masyarakat pengguna jalan juga akan lebih nyaman dan bisa mempersingkat waktu tempuh dari satu jam menjadi 30 menit perjalanan," tutur dia.

