Insight Investments Management Ingin Diakui sebagai Brand yang Berkontribusi pada Sesama
JAKARTA, Investortrust.id - Sebanyak 211 brand keuangan, baik brand korporasi maupun brand produk berhasil meraih predikat “Most Trusted Brand Awards 2025” pada ajang penghargaan yang digelar Investortrust.id dan PT Infovesta Utama. Di antara 211 brand dari 109 korporasi, salah satu nama yang menerima penghargaan adalah PT Insight Investments Management (PT IIM).
Disampaikan Chief Investment Officer PT Insight Investments Management, Camar Remoa, penghargaan Most Trusted Financial Brand Awards 2025 bagi perusahaan merupakan pengakuan atas kepercayaan dan kredibilitas perusahaan sebagai institusi manajemen investasi yang dipercaya oleh nasabah, mitra, dan industri keuangan.
“Penghargaan ini menegaskan komitmen PT IIM dalam mengelola investasi secara profesional, transparan, dan berorientasi pada dampak sosial,” kata Camar Remoa usai penghargaan yang digelar pada 20 Maret 2025, di Jakarta.
Dengan diraihnya penghargaan ini, kata Camar, PT IIM semakin diakui sebagai brand yang tidak hanya memberikan potensi hasil investasi yang optimal tetapi juga berkontribusi terhadap sesama yang membutuhkan.
“Kepercayaan yang diberikan kepada kami semakin mengukuhkan posisi Insight Investments Management sebagai mitra investasi yang dapat diandalkan di tengah dinamika pasar yang terus berkembang,” tuturnya.
Baca Juga
Insight Investments Management Borong 13 Penghargaan di Best Mutual Funds Awards 2025
Sebagai manajer investasi yang keseluruhan produknya memiliki value CSR dan berprinsip "Transforming Investment into Social Impact", Camar menyampaikan bahwa perusahaan akan terus mengkomunikasikan hal ini sebagai Unique Selling Proposition (USP) perusahaan.
Ia optimistis bahwa investasi selain bertujuan untuk keuntungan pribadi, juga harus membawa dampak positif bagi sesama yang membutuhkan. “Prinsip ini menjadi inti dari bahasa komunikasi PT IIM kepada publik, yang kami implementasikan dalam berbagai inisiatif, termasuk kolaborasi dengan mitra distribusi, mitra CSR, Key Opinion Leader (KOL), dan berbagai pihak strategis lainnya,” ujarnya.
Untuk semakin memperkuat brand awareness, PT IIM juga i telah merilis aplikasi Reksa Dana Online (RDO) bernama InvestasiIN, yang dirancang untuk memberikan pengalaman investasi yang lebih mudah, nyaman, dan menyenangkan. Aplikasi ini menjadi bagian dari komitmen IIM dalam mempermudah akses investasi bagi masyarakat sekaligus memperluas dampak sosial yang bisa diwujudkan melalui setiap dana yang diinvestasikan.
Mengenai produk reksa dana dengan dana kelolaan terbesar di jajaran produk Insight IM, camar menyebut ada dua produk reksa dana yang menjadi produk unggulan.
Yang pertama adalah Reksa Dana Insight Renewable Energy, yakni reksa dana pendapatan tetap dengan rekam jejak performa yang stabil dan berpotensi memberikan imbal hasil optimal di tengah volatilitas pasar. Produk ini tidak hanya menawarkan keuntungan finansial bagi investor, tetapi juga berkontribusi dalam pengembangan energi terbarukan di Indonesia. Dengan strategi investasi yang terukur, overweight pada obligasi korporasi berdurasi pendek ke menengah, iRenewable berpotensi memberikan imbal hasil optimal di tengah dinamika pasar.
PT IIM juga punya priduk I-Hajj dengan CSR Value yang bertujuan membantu masyarakat yang belum mampu secara finansial tetapi memiliki kontribusi bagi masyarakat untuk dapat menunaikan ibadah haji atau umrah ke Tanah Suci.
Hingga saat ini, reksa dana ini telah memberangkatkan total 999 jemaah. Inisiatif CSR ini dapat terus berjalan berkat dukungan investasi dari para Investor PT IIM dan yang terpenting, kontribusi ini tidak akan mengurangi nilai investasi kalian.
Selain dua produk tersebut, PT IIM juga mengelola reksa dana campuran seperti iNextG2 dan iGuru, yang memiliki fleksibilitas dalam pemilihan underlying baik ke risky asset seperti saham atau instrumen investasi lainnya seperti obligasi pemerintah ataupun obligasi korporasi.
iNextG2 dan iGuru saat ini memilih menggunakan strategi investasi defensif dengan fokus pada obligasi korporasi. Pendekatan ini memungkinkan portofolio tumbuh secara stabil dengan meminimalkan eksposur terhadap saham di kala volatilitas saham tinggi. Namun, dalam sentimen pasar lebih positif atau kondisi pasar yang mengalami pemulihan, alokasi saham dapat ditingkatkan secara bertahap melalui strategi dinamis untuk mengoptimalkan pertumbuhan portofolio (dynamic strategic).

