Gandeng ILO, Telkom (TLKM) Digitalisasi Bisnis Rumput Laut di NTT
JAKARTA, investortrust.id- PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM)pernah memperkenalkan platform agrobisnis Agree, yang merupakan bagian dari Leap-Telkom Digital (Leap). Lewat platform ini, Telkom telah berkontribusi memberdayakan petani dan UMKM seluruh Indonesia.
Terbaru, Leap-Telkom Digital (Leap) membantu mendigitalisasi budi daya rumput laut di Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT). Kali ini Telkom PT bekerjasama dengan BUMD setempat, PT Algae Sumba Timur Lestari (ASTIL). Telkom juga bekerjasama dengan International Labour Organization (ILO) dalam membantu para petani.
"Ini upaya mempercepat digitalisasi yang ekonomis dan dapat diakses oleh seluruh masyarakat, salah satunya melalui kerja sama antara Agree dengan Organisasi Perburuhan Internasional atau International Labour Organization (ILO) untuk mengimplementasikan teknologi digital bagi ekosistem rantai nilai rumput laut di wilayah Sumba Timur, NTT," terangDirektur Digital Business Telkom, Fajrin Rasyid melalaui rilis, Selasa (29/8).
Baca Juga
Wujudkan Ekosistem Digital, Telkom Resmikan Data Center di Lampung
Fajrin Rasyid menambahkan, kualitas rumput laut di Indonesia umumnya, khususnya di NTT, cukup digemari pasar internasional. Itu sebabnya rumput laut telah menjadi komoditas pertanian yang sangat potensial untuk diekspor ke ke manca negara.
Menurut Fajrin, petani rumput laut di NTT bisa memanfaatkan teknologi digital agar hasil panen terus meningkat. Pemasaran hasil panen bisa memanfaatkan dukungan Agree yang telah bekerja sama dengan ILO.
Pemanfaatan aplikasi Agree akan berlangsung bertahap. Pada tahap awal, platform Agree diterapkan pada salah satu mitra ILO, PT Algae Sumba Timur Lestari (ASTIL). Nama ini merupakan perusahaan agribisnis milik Pemerintah Kabupaten Sumba Timur.
Baca Juga
Melesat 18,7%, Laba BRI (BBRI) Nyaris Sentuh Rp 30 Triliun di Semester I-2023
ASTIL memanfaatkan layanan Agree Traceability Hulu-Hilir sebagai upaya mendigitalisasikan rantai pasok rumput lautnya. Selanutnya Agree Traceability Hulu-Hilir dapat membantu memantau dan mencatat setiap tahapan budi daya rumput laut, seperti pemeliharaan, pengolahan, maupun distribusi produk.
"Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peranan penting bagi penciptaan lapangan kerja di Indonesia dan menjadi salah satu prioritas bagi ILO dalam program Pekerjaan Layak Nasional.
Bagi Provinsi NTT, rumput laut adalah sektor yang menyerap tenaga kerja dan salah satu komoditas utama. Karena itu, imbuh Project Manager Promise II Impact ILO, Djauhari Sitorus, pihaknya antusias dapat bermitra dengan Agree dalam mendukung penguatan ekosistem rumput laut di NTT melalui pemanfaatan teknologi digital.
Baca Juga
Beban Bunga Lebih Rendah dari Perkiraan, Target Saham Jasa Marga (JSMR) Direvisi Naik
Agree juga akan mengirimkan Field Assistant (FA) untuk melakukan sosialisasi dan pencatatan. Langkah ini merupakan bagian dari pembinaan berkelanjutan dari kegiatan ILO yang sebelumnya telah mendatangkan ahli dan tim dari luar negeri untuk memberikan pelatihan kepada para petani rumput laut di NTT.
Strategi Telkom melalui Agree dan kerja sama dengan ILO, merupakan langkah penting untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan pemerataan ekonomi di NTT.
