Aguan Sebut Pertemuan dengan Presiden Prabowo Tak Bahas Program 3 Juta Rumah
JAKARTA, investortrust.id - Salah satu taipan Indonesia, Sugianto Kusuma alias Aguan mengatakan, pertemuan dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara pada 7 Maret 2025 tidak membahas program tiga juta rumah.
"Itu (pembahasannya) soal ekonomi semuanya. (Tidak ada bahas program tiga juta rumah?) Enggak ada, kalau pembahasan rumah murah sih ada," kata bos Agung Sedayu Group itu di Kecamatan Johar Baru, Jakarta, Sabtu (8/3/2025).
Seperti diketahui, status Program 3 Juta Rumah telah menjadi proyek strategis nasional (PSN) sesuai dengan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 12 Tahun 2025 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Tahun 2025-2029.
Sebelumnya diberitakan, Presiden Prabowo Subianto telah memanggil sejumlah pengusaha untuk mengajak membangun Tanah Air bersama. Salah satu pengusaha yang buka suara adalah Garibaldi Thohir atau Boy Thohir.
Direktur Utama PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) itu menjelaskan sejumlah arahan Presiden Prabowo Subianto saat bertemu dengan sejumlah pengusaha. Menurut Boy, Prabowo meminta para pengusaha bergotong royong membangun negara ini.
“Karena memang kalau bukan kita siapa lagi kan. Jadi menurut saya bagus sekali lah memang,” kata Boy Thohir di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (7/3/2025) lalu.
Boy mengatakan, salah satu bentuk kepedulian pengusaha terlihat saat pertemuan para pelaku pasar modal di Bursa Efek Indonesia (BEI) belum lama ini. Saat kondisi indeks harga saham gabungan (IHSG) jeblok, para pimpinan emiten mengambil langkah pemulihan sehingga indeks bisa rebound.
“Jadi itu menunjukkan bahwa kalau kita sama-sama gotong royong, kompak, Insyaallah negara kita secara fundamental bagus kok,” ujar dia.
Boy mengatakan, salah satu permintaan Prabowo ke pengusaha yaitu menciptakan pemerataan pembangunan. Boy menyatakan, dia membina ratusan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kalimantan Selatan.
Tetapi, dia mengaku pendidikan semata ternyata tak cukup. Dia membenarkan kebijakan Prabowo yang mengeluarkan kebijakan makan bergizi gratis (MBG). Program ini menginspirasinya untuk memberikan makanan bergizi bagi anak-anak di sekolah PAUD yang dibinanya.
“Selama ini saya cuma pendidikannya saja, ternyata asupannya gizinya kurang. Jadi saya pikir benar juga masukan bapak presiden,” ucap dia.

