Sebanyak 403 Pesawat Disiapkan untuk Angkut Penumpang Lebaran 2025
JAKARTA, Investortrust.id -- Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyampaikan sejumlah kesiapan armada pesawat penumpang jelang Lebaran 2025. Plt Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Lukman F Laisa mengatakan total sebanyak 403 armada disiapkan untuk mengangkut pemudik pada lebaran tahun ini.
"Kita punya kapasitas 6,6 juta seat untuk domestik, 3,3 juta seat untuk internasional. Jadi di dalam waktu 22 hari itu kita punya 9,9 juta seat dengan dilayani 403 pesawat dari 13 airlines dengan rute berjadwal 395 dan 266 rute perintis dan di 60 bandara yang kita monitor," kata Lukman dalam diskusi yang digelar Fraksi PKB DPR RI bertajuk "Mudik Nyaman di Tengah Efisiensi Anggaran" secara daring, Kamis (6/3/2025).
Adapun rincian unit armada pesawat angkutan penumpang pada periode Lebaran 2025 yakni Garuda Indonesia 57 unit, Lion Air 68 unit, Susi Air 33 unit, TransNusa 8 unit, Trigana 12 unit. Kemudian Batik Air 50 unit, Air Asia 25 unit, Citilink 38 unit, Sriwijaya Air 3 unit, Nam Air 3 unit, Super Air Jet 54 unit, Wings Air 40 unit, Pelita Air 12 unit.
"Pesawat udara sudah sangat siap melayani mudik lebaran. Seat yang tersedia masih banyak yang bisa dipesan," ucapnya.
Lukman juga menyebut jumlah penumpang yang diperkirakan mudik menggunakan transportasi udara sekitar 4.951.391 orang. Jumlah itu lebih tinggi dibanding libur lebaran tahun 2024 yang hanya 4.439.913 orang atau naik sekitar 12 persen.
"Diperkirakan terjadi peningkatan penumpang pada periode lebaran 2025 sebesar 12 persen dibanding lebaran 2024," tutur Lukman.
Sementara itu Lukman mengatakan, penjualan tiket untuk arus mudik lebaran saat ini sudah terjual 47 persen. Dengan demikian masih ada sisa 53 persen yang bisa dipesan. Sedangkan untuk tiket arus balik sudah terjual 35 persen.
Lukman menegaskan bahwa pada libur lebaran tahun ini ada diskon tiket pesawat sebesar 13 hingga 14 persen. Diskon tiket pesawat itu lebih tinggi dibanding libur natal dan tahun baru (Nataru) pada 2024-2025. Diskon tiket itu berlaku pada penerbangan periode 24 Maret - 7 April 2025, dengan pemesanan tiket pesawat dimulai pada 1 Maret 2025.
"Diskon tiket ini sudah kami sosialisasikan kepada seluruh airline, bandara, pengusaha tiket, dan kementerian/lembaga terkait," ungkap Lukman. (C-14)

