Jembatan Kemang Pratama Roboh, AHY Kerahkan Zeni TNI AD Bantu Perbaikan
BEKASI, investortrust.id - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) meminta Satuan Zeni TNI AD membantu perbaikan jembatan Kemang Pratama di Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi, Jawa Barat yang roboh akibat banjir pada Selasa (4/3/2025) pagi.
"Perbaikan sementara menyiapkan personel TNI AD, khususnya dari Satuan Zeni yang memiliki kemampuan untuk bisa melakukan konstruksi cepat dalam masa bencana seperti ini," ujar AHY dalam tinjauannya di Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi, Jawa Barat, Kamis (06/03/2025) siang.
AHY juga meminta 100 orang personel TNI AD dikerahkan untuk membantu penanganan bencana tersebut.
Baca Juga
Menko AHY menyampaikan, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) akan melakukan perbaikan jembatan Sungai Bekasi Kemang Pratama secara permanen. Namun, dirinya belum dapat memastikan kapan perbaikan jembatan itu diselesaikan. "Nanti tentunya akan dihitung secara teknis Kementerian PU dan dinas yang ada di Pemerintah Kota Bekasi," tutur AHY.
Adapun Jembatan Kemang Pratama diresmikan pada 21 Agustus 1987 oleh Menteri Negara Perumahan Rakyat periode 1983-1988, Cosmas Batubara.
Berdasarkan pantauan investortrust.id di lokasi, jembatan Kemang Pratama ambles dan membelah jalan menjadi dua. Ambrolnya jembatan disebabkan luapan air Kali Bekasi pada banjir besar.
Sebelumnya diberitakan, Kementerian PU melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya telah memobilisasi dua perahu karet untuk membantu mengevakuasi masyarakat terdampak bencana banjir di Kota Bekasi, Jawa Barat, Selasa (4/3/2025).
Berdasarkan data Satgas Tanggap Darurat Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Jawa Barat dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi, terdapat tujuh kecamatan yang terdampak bencana banjir, yakni Kecamatan Bekasi Timur, Bekasi Utara, Bekasi Selatan, Medan Satria, Jatiasih, Pondok Gede, dan Rawalumbu.
Baca Juga
Basarnas Jakarta-Bandung Dikerahkan Tangani Korban Banjir Bekasi
“Berdasarkan pengamatan kami, itu tidak ada tanggul yang jebol. Namun, volume intensitas hujan itu memang sangat tinggi sekali, jadi ini meluap. Makanya kalau saya harus pompa, airnya mau ditaruh di mana? Kita tunggu surut dahulu, kita juga sudah kirim perahu karet, yang penting penduduk diamankan terlebih dahulu,” kata Wakil Menteri PU Diana Kusumastuti di Istana Negara, Jakarta, Selasa (4/3/2025) lalu.
Terpisah, Menteri PU Dody Hanggodo, mengatakan bahwa banjir di Kota Bekasi akibat curah hujan ekstrem sejak Senin (3/3/2025) yang menyebabkan sungai-sungai di Kota Bekasi meluap dan menggenangi pemukiman warga serta beberapa fasilitas umum.
Kementerian PU terus berkoordinasi dengan BPBD Kota Bekasi untuk membantu langkah-langkah tanggap darurat guna mengurangi dampak bencana dan memastikan keselamatan masyarakat terdampak.
Dikatakan Dody, Tim BPPW Jawa Barat juga telah mendirikan tenda darurat di lokasi pengungsian daerah Kemang Pratama selain memobilisasi perahu-perahu karet.
“Dukungan sarana dan prasarana air bersih untuk keperluan sehari-hari bagi para pengungsi juga telah didistribusikan di posko-posko logistik milik BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana), salah satunya di Perumahan Pondok Gede Permai,” ujarnya.
Baca Juga
Kementerian PU Sigap Tangani Bencana Banjir di 7 Kecamatan Bekasi
Dia menambahkan, klaster tersebut akan dibantu kebutuhan air bersihnya dengan satu unit mobil tangki air dan dua unit hidran umum.
“Di lokasi tersebut sudah terpenuhi sanitasi, tetapi masih membutuhkan kebutuhan air bersih. Saat ini Tim Tanggap Darurat Cipta Karya telah memobilisasi satu unit mobil tangki air dan dua unit hidran umum untuk di lokasi pengungsian,” tambah Dody.
Tak hanya itu, lanjut Dody, dukungan juga diberikan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Ciliwung Cisadane, Ditjen Sumber Daya Air Kementerian PU dengan menurunkan alat berat berupa enam unit dump truck serta empat pompa air berkapasitas 250 liter per detik. “Kami juga siapkan sandbag sebanyak 250 di Kemang Pratama dan 500 sandbag di daerah Rawalumbu Kota Bekasi,” pungkasnya.

