Bagikan

Simak Rekayasa Lalu Lintas Imbas Konstruksi Stasiun Kota MRT Jakarta 

JAKARTA, investortrust.id – PT MRT Jakarta (Perseroda) menyampaikan, mulai 15 Februari hingga 20 Mei 2025 akan dilakukan rekayasa lalu lintas (lalin) di area konstruksi MRT Jakarta Fase 2A imbas pembangunan Stasiun bawah tanah Glodok dan Kota, serta konstruksi terowongan sepanjang 690 m dengan panjang jalur sekitar 1,4 km mulai dari Mangga Besar-Kota Tua.

“Seiring progres konstruksi CP203, PT MRT Jakarta dan kontraktor pelaksana CP203 akan melakukan beberapa pekerjaan di sekitar area Stasiun MRT Kota, antara lain pembangunan entrance 4 (Stasiun Jakarta Kota KAI), serta koridor utara yang menghubungkan boks stasiun dengan pintu masuk bagian utara,” kata Corporate Secretary Division Head MRT Jakarta Ahmad Pratomo dalam keterangan resmi, dikutip Rabu (12/2/2025).

Baca Juga

Stasiun MRT Cipete Raya Dapat Nama Baru, Apa Ya? 

Adapun rekayasa lalin yang diberlakukan guna memperlancar arus kendaraan selama konstruksi berlangsung, antara lain pada area terowongan penyeberangan orang (TPO) Kota akan dilakukan perluasan area kerja dengan menggeser pagar proyek ke sisi barat dan selatan.

“Penggeseran ini akan berdampak pada penyempitan jalur kendaraan pada Jalan Pintu Besar Utara sisi barat (ke arah utara), khususnya di depan Museum Mandiri, menjadi satu lajur. Sementara itu, arus lalu lintas pada Jalan Pintu Besar Utara sisi timur (ke arah selatan) tetap dipertahankan 2 lajur kendaraan,” terang Ahmad.

Selanjutnya, arus lalu lintas pada Jalan Jembatan Batu untuk kedua arah akan mengalami penyempitan dari semula tiga lajur kendaraan menjadi dua lajur kendaraan. “Penyempitan ini hanya terjadi dari Simpang Asemka hingga Halte TransJakarta Mangga Dua Raya, selebihnya pada Jalan Mangga Dua Raya akan tetap 3 lajur kendaraan untuk masing-masing arah,” ungkap Ahmad.

Baca Juga

Keren! Naik MRT dan KRL Bakal Bisa Pakai QRIS

Dikatakan Ahmad, arus lalu lintas pada Jalan Pintu Besar Selatan tidak mengalami perubahan. Akses keluar dan masuk masih menggunakan sisi barat Jalan Pintu Besar Selatan bagi Transjakarta, penghuni, serta pelanggan.

“PT MRT Jakarta bersama Sumitomo Mitsui Construction Company Jakarta-Hutama Karya joint operation (SMCC-HK JO) selaku kontraktor pelaksana senantiasa memastikan keselamatan pengguna jalan selama konstruksi dengan memasang rambu lalu lintas, marka jalan, dan lampu penerangan jalan umum (PJU),” tutur Ahmad. 

The Convergence Indonesia, lantai 5. Kawasan Rasuna Epicentrum, Jl. HR Rasuna Said, Karet, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Pusat, 12940.

FOLLOW US

logo white investortrust
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor1188/DP-Verifikasi/K/III/2024