Gelar Program Harbolnas, Bina, hingga EPIC Sale, Airlangga Optimistis Penjualan Aprindo Rp 80 T
TANGERANG, investortrust.id – Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto meyakini bahwa peritel dalam keanggotaan Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) dapat mengerek omzet sebesar Rp 80 triliun atau US$ 5 miliar (asumsi kurs Rp16.000/USD) melalui program Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas), Belanja di Indonesia Aja (Bina) Diskon 2024, dan Every Purchase is Cheap (EPIC) Sale.
“Hari ini para peritel, 80 ribu store, transaksi per hari Rp 1,2 triliun diharapkan dalam 11 hari ini angkanya bisa kita capai (omzet) sekitar Rp 14 – 15 triliun atau naik 8% sehingga dari total Harbolnas, BINA, EPIC Sale bisa mencapai Rp 80 triliun atau sekitar US$ 5 miliar,” kata Airlangga saat peluncuran EPIC Sale di Alfamart Drive Thru kawasan Alam Sutera, Tangerang Selatan, Minggu (22/12/2024).
Baca Juga
Pemerintah Harapkan Harbolnas 2024 Bisa Kerek Penjualan Hingga Rp 40 Triliun
Dalam perhitungan Airlangga, program Harbolnas akan mendongkrak omzet menjadi Rp 40 triliun, sedangkan Bina Diskon 2024 mencapai Rp 25 triliun. “Dan pagi ini, pak Solihin (Ketua Umum Aprindo periode 2024-2028, Solihin, red) mengatakan ritel ini (omzet) per harinya Rp 1,2 triliun. Kalau 8% (target kenaikan omzet) menjadi Rp 14 – 15 triliun,” tambah dia.
Alhasil, Airlangga optimistis penghematan belanja devisa negara dapat mencapai sekitar Rp 80 triliun. “Jadi, kalau dihitung dalam satu bulan ini, mulai dari Harbolnas, Bina, sampai EPIC (Sale) itu bisa dapat Rp 80 triliun. Kalau didolarkan itu sekitar US$ 5 miliar. Berarti, US$ 5 miliar ini adalah penghematan devisa belanja di Indonesia saja. Ini program Menteri Perdagangan yang harus kita dukung,” tegas dia.
Berdasarkan catatan investortrust.id, Menko Airlangga menyampaikan bahwa Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) 2024 diharapkan dapat mendongkrak penjualan menjadi lebih tinggi dari tahun 2023 yakni dari Rp 25,7 triliun menjadi Rp 40 triliun.
Baca Juga
Peritel Tebar Diskon di Ratusan Mal di Indonesia Demi Kerek Daya Beli Masyarakat
Hal ini disampaikannya dalam peluncuran Harbolnas 2024 dengan tagline #PakaiProdukSendiri yang digelar di Jakarta, Jumat (6/12/2024) lalu. “Oleh karena itu, kami mengharap bahwa masyarakat bisa memanfaatkan karena hampir seluruh produk diskon dan beberapa produk ongkirnya gratis,” ujar Airlangga.
Disampaikan Airlangga, gelaran Harbolnas akan berbarengan dengan berlangsungnya liburan natal dan tahun baru (Nataru) 2024/2025, yang diprediksi akan ikut meningkatkan aktivitas belanja publik. Ia menyampaikan bahwa tidak ada yang berlibur tanpa belanja dan tidak ada yang belanja tanpa liburan, serta didukung dengan tiket pesawat yang sudah diturunkan 10% dan juga promosi dari perhotelan.
Baca Juga
DBS Sebut Sektor Perbankan dan Teknologi Menjanjikan, tapi Properti dan Ritel Menantang di 2025
Program Harbolnas juga akan dilanjutkan dengan Pogram Belanja di Indonesia Aja dari Hippindo pada tanggal 20-29 Desember 2024. Selain itu juga terdapat EPIC Sale (Every Purchase is Cheap) dari Aprindo di supermarket dan minimarket se-Indonesia mulai 22-31 Desember 2024.
Peluncuran Harbolnas, Bina, dan Epic Sale bertepatan dengan momentum liburan Nataru 2024/2025 yang mana dalam momen tersebut diprediksi sebanyak 110 juta jiwa atau 41% penduduk Indonesia berpotensi meningkatkan aktivitas konsumsi.

