Perluasan Penggunaan Kendaraan Listrik di Indonesia, Xanh SM Gandeng Lippo - Agung Sedayu Group
JAKARTA, investortrust.id – Operator taksi listrik asal Vietnam, Xanh SM atau Green and Smart Mobility Joint Stock Company (GSM) telah resmi menggandeng sederet perusahaan di Indonesia-Vietnam, di antaranya Lippo Group, PT XL Axiata Tbk (EXCL), PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), Vietjet Aviation Joint Stock Company (VIETJET), hingga PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI) – anak perusahaan Agung Sedayu Group, guna mempercepat revolusi kendaraan listrik alias ramah lingkungan.
CEO Global Xanh SM, Nguyen Van Thanh mengatakan, langkah ini menegaskan kredibilitas Xanh SM serta prospek ekspansinya di Asia Tenggara, sekaligus memperkuat komitmen perusahaan untuk mendorong revolusi transportasi ramah lingkungan di kawasan ini dan menciptakan kehidupan yang lebih baik untuk semua.
“Sebagai pelopor dalam mobilitas berkelanjutan, Xanh SM bangga memperkenalkan solusi transportasi inovatif dan ramah lingkungan kami ke Indonesia. Kemitraan dengan perusahaan-perusahaan terkemuka ini akan memungkinkan kami memperluas misi perlindungan lingkungan dan meningkatkan kualitas hidup di seluruh Asia Tenggara dan sekitarnya,” kata Steve, sapaan akrab Nguyen Van Thanh, dalam keterangan resmi yang diterima investortrust.id, dikutip Sabtu (21/12/2024).
Berikut daftar sembilan perusahaan yang menjalin kemitraan strategis dengan Xanh SM:
● PT XL Axiata Tbk (EXCL)
● Lippo Group
● PT Bank Central Asia Tbk (BBCA)
● PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI) - anak perusahaan Agung Sedayu Group
● PT Visa Worldwide Indonesia (VISA)
● PT Huawei Tech Investment (HUAWEI Indonesia)
● PT Lotte Indonesia (LOTTE)
● Vietjet Aviation Joint Stock Company (VIETJET)
● PT FPT Software Indonesia (FPT)
Berdasarkan catatan investortrust.id, Xanh SM telah meluncurkan 1.000 armada taksi listrik pada Rabu (18/12/2024) di Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat. Di mana, Steve menargetkan penambahan armadanya menjadi 10.000 unit di tahun 2025.
“Itu semua tergantung pasarnya ya, tapi kita merencanakan memiliki sekitar 10.000 (armada) di Indonesia, hanya di tahun 2025,” ungkap dia beberapa waktu lalu.
Tak hanya itu, Xanh SM juga membidik wilayah Bali setelah sukses di Kota Jakarta. “Kita mulai di Jakarta terlebih dahulu, lalu kita akan memantau permintaan pasarnya. Setelah itu, mungkin kita akan ke Bali,” ujar Steve.
Baca Juga
10.000 Taksi Vietnam Bakal Hadir di Indonesia Tahun 2025, Cek
Sebagai catatan, taksi listrik asal Vietnam ini menggunakan mobil VinFast VF e34 dengan warna khas biru kehijauan atau tosca. Dalam laman resminya, Xanh SM mengklaim menjadi satu-satunya armada taksi bertenaga listrik 100% di Indonesia.
“Alasan didirikannya Xanh SM adalah untuk menyediakan solusi mobilitas tidak hanya dalam hal transportasi, tetapi juga sebagai langkah untuk mengurangi polusi yang ramah lingkungan,” kata Steve.
Selain itu, lanjut Steve, Indonesia memiliki visi menuju net zero emission (NZE) di berbagai aspek, di mana sejalan dengan tujuan Xanh SM dalam menyediakan transportasi masa depan.
“Kami juga berharap dapat mendorong visi Indonesia menuju net zero carbon yang juga sejalan dengan tujuan Xanh SM,” tutup dia.
Sebagai informasi, Xanh SM awalnya diluncurkan pada tahun 2023 dan telah tersebar di 54 dari 63 provinsi dan kota Vietnam.
Xanh SM juga mengoperasikan hampir 100.000 kendaraan, termasuk mobil listrik, sepeda motor listrik, dan unit yang dikelola mitra perusahaan ini melayani jutaan penumpang setiap hari. Upaya tersebut telah berhasil mencapai tonggak penting yaitu mengurangi 100.000 ton emisi CO2 setiap tahunnya atau setara dengan kapasitas penyerapan karbon dari 4,7 juta pohon.

