Managed Services Bisa Jadi Cara Efisiensi di Era Digital
JAKARTA, investortrust.id - Fortress Data Services (FDS) PAC Group memperkenalkan inovasi managed services atau layanan terkelola guna meningkatkan efisiensi di seluruh aspek bisnis.
Seperti yang diketahui, managed services bagi perusahaan di era digital saat ini semakin dibutuhkan. Solusi digital di Indonesia dengan standar internasional mulai memberikan kesempatan bagi perusahaan untuk mengadopsi teknologi tanpa membangun infrastruktur sendiri.
Presiden Direktur FDS PAC Group Sutjahyo Budiman mengungkapkan, FDS PAC Group ingin menunjukkan kepada industri bahwa opsi untuk melakukan transformasi digital dengan cara efisien sudah ada.
Menurut Sutjahyo, perusahaan tidak perlu takut masuk ke dunia digital karena opsi managed services dapat membantu sebuah perusahaan mengelola infrastruktur dan keamanan siber tanpa perlu biaya yang besar.
"Semua harus masuk ekosistem digital, kalau semua harus investasi sendiri ke digital, terutama perusahaan kelas menengah ke bawah, bagaimana mereka mengatur pengamanannya sendiri, itu akan sangat makan biaya,” ujar Sutjahyo dalam acara Managed Services for Efficiency: Enhancing Operations, Network and Security di The Ritz-Carlton Pacific Place Hotel, Jakarta, Rabu (30/10/2024).
Sutjahyo menjelaskan, managed services memungkinkan sektor industri keuangan, kesehatan dan sektor lainnya untuk menikmati layanan teknologi dengan standar internasional tanpa beban biaya tinggi.
Lebih lanjut, Sutjahyo menyebut, industri dengan regulasi kuat terkait keamanan digital biasanya lebih terpacu untuk menerapkan sistem managed services.
“Sistem seperti ini memerlukan kesadaran dari industri. Sayangnya, industri yang regulatornya kuat dan keras yang akhirnya lebih terpacu untuk melakukan managed service," ungkap Sutjahyo.
Sebagai tambahan informasi, FDS adalah penyedia layanan teknologi berbasis Software as a Service (SaaS), yang menyasar ekosistem jasa keuangan dan perbankan hingga ke tingkat daerah.
FDS menjadi penyedia kelas dunia pertama di Asia Tenggara untuk model SaaS untuk core banking, mobile banking, dan ekosistem keuangan digital.

