Profil Menteri UMKM Kabinet Merah Putih, Maman Abdurrahman
JAKARTA, investortrust.id - Presiden Prabowo Subianto melantik 48 menteri dan lima pejabat seringkat menteri Kabinet Merah Putih di Istana Negara, Jakarta, Senin (21/10/2024) kemarin. Satu dari 48 pejabat yang dilantik adalah Menteri Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman.
Maman Abdurrahman, pria kelahiran 10 September 1980 di Pontanak, Kalimantan Barat, menghabiskan masa kecil dengan menempuh sekolah dasar (SD) di Jakarta. Kemudian dia melanjutkan pendidikan di sekolah menengah pertama (SMP) dan sekolah menengah atas (SMA) kembali di Pontianak.
Lalu dia meraih gelar sarjana jurusan Teknik Perminyakan dari Universitas Trisakti pada tahun 2008. Selama kuliah di Universitas Trisakti, Maman aktif dalam berorganisasi dengan berperan menjadi ketua Bidang di Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Universitas Trisakti 2003-2004 serta Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Trisakti 2004-2006.
Baca Juga
Sertijab dengan Teten Masduki, Maman Abdurrahman Sah Jadi Menteri UMKM
Alumnus Universitas Trisakti ini mengawali karir profesional dengan fokus di bidang minyak bumi dan gas. Setelah mendapatkan gelar sarjana, dia bekerja profesional sebagai insinyur lapangan di PT Premier Oil Indonesia. Selain itu dia juga pernah bekerja manajer pengembangan bisnis di PT Luar Biru Utama.
Di bidang politik dia mengawali karir dengan bergabung bersama Partai Golongan Karya (Golkar) sekaligus menjadi pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) pada tahun 2010. Dia pernah menjabat sebagai ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI), organisasi sayap milik Golkar. Selain itu dia juga pernah menduduki kursi ketua DPP Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI).
Dalam kiprahnya di partai beringin, karir Maman menankjak dengan menjabat sebagai wakil sekretaris jenderal (wasekjen) DPP Golkar periode 2016-2019. Saat ini dia tercatat sebagai ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kalimantan Barat untuk periode 2020-2025.
Baca Juga
Baru Dilantik, Menteri Wihaji Deklarasikan “War On Stunting”
Sementara di gelanggang parlemen, dia menggantikan Zulfadhi sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) untuk sisa jabatan tahun 2018-2019 melalui mekanisme penggantian antarwaktu (PAW). Lalu pada pemilihan legislatif (pileg) tahun 2019 lalu, dia kembali terpilih sebagai anggota DPR dari daerah pemilihan (dapil) Kalimantan Barat.
Maman Abdurrahman, dalam menjalankan tugas sebagai wakil rakyat, dia pernah menjabat sebagai wakil ketua Komisi VII yang membidangi energi, riset dan teknologi serta lingkungan hidup.

