Resmi! Stasiun MRT Bundaran HI Pakai Nama Baru Pasca Kerja Sama dengan Bank DKI
JAKARTA, investortrust.id - PT MRT Jakarta (Perseroda) bersama Bank Pembangunan Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta atau Bank DKI resmi menjalin kerja sama dalam hak penamaan (naming rights) stasiun Bundaran HI menjadi “Bundaran HI Bank DKI.”
Direktur Utama MRT Jakarta, Tuhiyat menyampaikan, kolaborasi ini guna mempertahankan sustainability perusahaan serta meningkatkan pendapatan non tiket atau non-farebox MRT Jakarta.
“MRT Jakarta itu merupakan pionir di bisnis (hak penamaan) ini. Itu sejak awal kami melakukan bisnis ini, sejak MRT beroperasi pertama Maret 2019 silam. Ini adalah upaya kami dalam rangka untuk mengembangkan bisnis dan going concern daripada perusahaan ini,” katanya di Stasiun Bundaran HI Bank DKI, Jakarta, Selasa (8/10/2024).
Baca Juga
MRT Lintas Timur-Barat Mulai Dicanangkan, Simak Perinciannya
Maka dari itu dengan resminya hak penamaan stasiun MRT Bundaran HI Bank DKI, delapan dari 13 stasiun telah mendapatkan naming rights dari perusahaan yang berbeda-beda.
“Kita dari 13 stasiun yang ada di MRT untuk fase 1 itu ada delapan stasiun yang sudah melakukan bisnis hak penamaan stasiun. Nah, sekarang pada hari ini ditambah dengan satu stasiun yaitu stasiun Bundaran Hotel Indonesia (HI),” imbuh Tuhiyat.
Tak hanya itu, Tuhiyat mengapresiasi kolaborasi dengan Bank DKI dalam skema hak penamaan stasiun ini. “Hari ini kita mencatat sejarah bahwa Bank DKI merupakan salah satu perusahaan BUMD pertama yang bekerja sama di bidang hak penamaan stasiun,” tambah dia.
Baca Juga
Berikut perincian nama-nama stasiun MRT Jakarta yang telah disesuaikan dengan hak penamaan beberapa perusahaan:
- Bundaran HI Bank DKI
- Dukuh Atas BNI
- Setiabudi Astra
- Istora Mandiri
- Senayan Mastercard
- Blok M BCA
- Fatmawati Indomare
- Lebak Bulus Grab.

