Wikaikon Ekspor Jembatan Modular Unibridge ke Australia
JAKARTA, investortrust.id – PT Wijaya Karya Industri & Konstruksi (Wikaikon) telah mengirimkan 10 box jembatan modular Unibridge, untuk 2 girder jembatan span 51,7 meter dengan berat total 160 ton dari Pabrik Fabrikasi Baja Majalengka Wikaikon menuju Australia. Total biaya ekspor dan jembatan modular ke Australia tersebut senilai Rp 8,4 miliar.
''Pengiriman akan dilakukan dari Pelabuhan Tanjung Priok menuju Pelabuhan Brisbane, Australia. Produk unggulan ini dijadwalkan akan tiba pada tanggal 11 Oktober 2024 di Munna Creek, Australia," kata Direktur Utama Wikaikon, Sidiq Purnomo dalam keterangan pers yang diterima di Jakarta, dikutip Rabu (25/9/2024).
Ia pun meyakini, pengiriman ini merupakan salah satu bukti kepercayaan yang diberikan pasar internasional kepada perusahaan serta menegaskan pula kemampuan Wikaikon untuk menyediakan solusi infrastruktur global yang cepat, kuat, dan berkualitas tinggi.
Baca Juga
Sidiq juga menjelaskan, jembatan modular Unibridge tersebut diproduksi secara segmental box (per section) dan dirakit menggunakan sambungan Ears & Pin.
''Keunggulan Unibridge ini adalah lebih cepat diproduksi, lebih mudah dalam segi pengiriman dan lebih cepat dirakit, sehingga produktivitas selama fase fabrikasi dan instalasi jembatan akan meningkat,'' imbuh dia.
Alhasil, peningkatan efisiensi akan dirasakan oleh pemilik pekerjaan. ''Produk ini juga memiliki tingkat presisi tinggi selama proses produksi, dengan dilakukannya trial assembly di workshop untuk memastikan span girder terinstal sesuai dengan geometri desain yang telah direncanakan,'' tambah Sidiq.
Baca Juga
PUPR Selesaikan Duplikasi 2 Jembatan di Aceh, Tingkatkan Konektivitas Jalur Medan - Aceh
Sebagai informasi, Jembatan modular Unibridge ini merupakan hasil kerja sama antara Wikaikon dan Matiere SAS dari Prancis. Produk ini diproduksi di Pabrik Fabrikasi Baja milik Wikaikon, serta telah diekspor ke berbagai negara di Asia Tenggara.
Proyek ini, menurut Sidiq, menambah daftar kesuksesan Wikaikon dalam mendukung pembangunan infrastruktur nasional maupun internasional, setelah kesuksesan di proyek Unibridge Tol Akses Teluk Lamong, Unibridge Tol Manado-Bitung, Unibridge Tol Padang-Pekanbaru, serta ekspor Unibridge ke Filipina untuk proyek Balintawak & Alabang.
"Wikaikon juga berkomitmen terus berinovasi melalui peningkatan kemampuan engineering untuk menghasilkan produk baja berkualitas tinggi yang mampu bersaing di kancah internasional," tutup Sidiq.

