YouTube Shopping Akhirnya Meluncur di Indonesia, Jadi Sumber Pendapatan Baru Kreator Konten
JAKARTA, investortrust.id - YouTube akhirnya meluncurkan fitur YouTube Shopping di Indonesia. Fitur yang sudah lebih dahulu hadir di Amerika Serikat (AS) dan Korea Selatan itu sudah bisa dinikmati oleh pengguna YouTube di Tanah Air mulai Kamis (19/9/2024).
Melalui YouTube Shopping, kreator konten dapat menyematkan tautan dari platform dagang el di video yang mereka unggah di YouTube. Fitur tersebut juga dapat dimanfaatkan oleh pelaku bisnis untuk membuka kanal YouTube yang berisikan video-video terkait bisnis dan produk yang dijualnya beserta tautan untuk pembelian secara daring.
Global Vice President YouTube Shopping Traviz Katz mengatakan kehadiran YouTube Shopping di Indonesia membuka peluang kerja sama yang saling menguntungkan antara kreator konten dan pelaku bisnis. Pelaku bisnis dapat bekerja sama dengan kreator konten yang memiliki banyak audiens untuk meningkatkan penjualannya.
Baca Juga
Rekor! Bikin Kanal Youtube, Cristiano Ronaldo Dapat 1 Juta Subscribers dalam 90 Menit
"YouTube Shopping memudahkan penggemar berbelanja rekomendasi dari kreator favorit, sekaligus memberikan kesempatan bagi brand (jenama) untuk bekerja sama dengan kreator konten terpercaya untuk mempromosikan produk mereka," katanya dalam konferensi pers yang digelar di kantor Google Indonesia, Selasa (17/9/2024).
Katz menyebut peluang untuk menghasilkan uang lewat YouTube menjadi lebih besar dengan adanya YouTube Shopping. Selama ini, kreator konten di Indonesia hanya mengandalkan iklan dan monetisasi alternatif melalui firu Langganan Channel serta Super Chat dan Super Stickers.
"Di Indonesia ini kami menghadirkan banyak sumber pendapatan untuk kreator konten, tidak hanya melalui iklan. Mungkin teman-teman juga tahu ada monetisasi alternatif seperti Langganan Channel, Super Chat dan Super Sticker. Dari situ kita tambahkan sumber pendapatan baru lewat komisi penjualan di YouTube Shopping," ujarnya.
Katz memastikan komisi penjualan dari YouTube Shopping akan diterima sepenuhnya oleh kreator konten. Berbeda dengan pendapatan dari iklan yang dibagi dua untuk kreator konten dan YouTube dengan perhitungan tertentu berdasarkan jumlah penayangan dan pelanggan (subscribers).
"Untuk saat ini 100% komisi penjualan di YouTube Shopping akan diberikan kepada kreator konten untuk unggahan konten video panjang atau video pendek di Shorts," tegasnya.
Baca Juga
Dorong Investasi, Erick Thohir akan Pertemukan CEO Youtube dan Tiktok dengan Presiden RI
Lebih lanjut, Katz menjelaskan terdapat empat fitur yang tersedia di YouTube Shopping, antara lain:
1. Toko Channel: Kreator konten dapat menghubungkan toko mereka ke channel YouTube, memungkinkan produk mereka ditampilkan di deskripsi video dan galeri produk.
2. Produk dari Toko Anda yang Terhubung: Produk yang terhubung dengan toko dan ditampilkan di deskripsi serta galeri produk di bawah konten.
3. Produk yang Diberi Tag di Video: Kreator konten dapat memberi tag pada produk dari brand lain di video, video Shorts, dan live stream mereka.
4. Tombol Belanja di Konten: Kreator konten dapat menyematkan tombol belanja langsung di dalam kontennya, memberikan penonton akses cepat untuk mengeksplorasi dan membeli produk.
YouTube Shopping di Indonesia saat ini hanya bisa terhubung dengan platform lokapasar (marketplace) Shoppee. Walaupun demikian, tidak menutup kemungkinan akan ada kerja sama dengan platform dagang e lainnya, tidak terbatas pada satu platform lokapasar saja.
"Kami membuka peluang kolaborasi dengan platform dagang el lainnya tidak eksklusif dengan satu platform saja. Kami akan terus berkomitmen untuk meningkatkan pengalaman berbelanja di platform kami, serta terus berkontribusi pada perkembangan ekonomi digital Indonesia," kata Direktur Regional Asia Pacific YouTube Ajay Vidyasagar.
Baca Juga
Produk Lokal Sumbang 93% Transaksi Penjualan Platform Shopee
Sementara itu, Senior Director of Marketing Growth Shopee Indonesia Monica Vionna mengatakan pihaknya meyakini kerja sama dengan YouTube lewat YouTube Shopping akan mendukung bisnis para penjual, termasuk merek lokal dan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).
"Shopee senang dapat bekerja sama dengan YouTube dalam program inovatif yang membantu penjual di platform kami untuk bisa terhubung dengan lebih banyak calon pembeli melalui konten menarik yang diciptakan oleh kreator konten di YouTube. Kami juga melihat bagaimana konten yang menarik bisa membantu meningkatkan penjualan brand lokal dan UMKM," ujarnya.

