KAI Ungkap Strategi Kejar Target 400 Juta Penumpang di Tahun 2024
SEMARANG, investortrust.id - PT Kereta Api Indonesia (Persero) menargetkan sebanyak 400 juta penumpang pengguna layanan KA jarak jauh, KA lokal, commuter line atau kereta rel listrik (KRL), dan light rail transit (LRT) di sepanjang tahun 2024.
''Target, kita bisa mengangkut lebih dari 400 juta (orang) dalam tahun 2024 ini. Dan kita lihat juga kemarin sudah lebih dari 200 juta di semester I-2024, jadi kita optimistis untuk bisa mencapai itu,'' kata Vice President Public Relations KAI, Anne Purba di Semarang, Jawa Tengah, Jumat (9/8/2024).
Dia turut menyampaikan, salah satu strategi KAI untuk mengejar target ratusan juta pelanggan tersebut di antaranya mempersiapkan pelayanan untuk libur panjang di akhir tahun ini yaitu, Natal dan Tahun Baru (Nataru), serta menyediakan diskon promo harga tiket khusus HUT RI ke-79, mulai tanggal 17 hingga 31 Agustus 2024, untuk KA jarak jauh sebesar 79%.
Baca Juga
KAI Masuk 20 Besar BUMN Penyumbang Pajak Terbesar 2023, Nilainya Segini
''Nanti September, kita akan mempersiapkan (angkutan KA untuk Nataru). Tentu dengan persiapan-persiapan seperti (kereta) ekonomi new generation kita akan bertambah terus, supaya masyarakat semakin (minat) naik kereta, dan untuk memperkenalkan produk-produk itu juga kita buatkan promo seperti yang kita buatkan pada tanggal 17 Agustus ini,'' ujar Anne.
Tak hanya itu, lanjut Anne, KAI sedang menjalin kerja sama dengan PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA untuk menambah rangkaian kereta (trainset) sebanyak lebih dari 600 trainset.
''Kita sedang melakukan investasi yang cukup besar, lebih dari 600 kereta dengan INKA. Jadi tidak hanya KCI (KAI Commuter) saja nih yang pesan KRL, tetapi kita juga ada bekerja sama dengan INKA untuk kereta-kereta baru (selain KRL),'' tandas dia.
Baca Juga
Selain menambah kereta baru yang direncanakan bertahap di tahun 2025 itu, Anne menambahkan, KAI juga akan terus mengembangkan rangkaian kereta existing mereka menjadi tipe baru seperti kereta ekonomi new generation.
''Ada juga Balai Yasa kami untuk melakukan upgrade, seperti (kereta ekonomi) new generation, compartment dan yang lain, itu dikeluarkan oleh Balai Yasa-nya KAI,'' imbuh dia.
Berdasarkan catatan investortrust.id, Anne telah memaparkan, Januari hingga Juli 2024 volume penumpang KRL tercatat sebanyak 191.895.323 orang atau naik 15,89% (year-on-year/YoY) dibandingkan periode yang sama di tahun 2023 sejumlah 165.581.152 orang.
''Tren yang sama juga terjadi pada angkutan penumpang KA Lokal, pada tahun 2024 periode Januari sampai Juli ini jumlah penumpang yang berhasil diangkut yaitu 20.694.169 penumpang atau naik 9,84% dari periode yang sama pada tahun 2023 sebanyak 18.840.027 penumpang,'' kata Anne beberapa waktu lalu.
Tak sampai di situ, KAI juga memantau peningkatan jumlah penumpang di LRT Jabodebek sejak awal diluncurkan Agustus tahun lalu.
''Sejak awal diluncurkan pada Agustus 2023 sampai Juli 2024, LRT Jabodebek telah berhasil mengangkut 15.275.593 penumpang. Tingginya volume tersebut juga menunjukan kereta perkotaan kini semakin menjadi solusi transportasi bagi masyarakat urban di wilayah Jabodebek,'' papar Anne.

