Bapanas Ungkap Ada Peluang Impor untuk Program Makan Bergizi Gratis
JAKARTA, investortrust.id – Badan Pangan Nasional (Bapanas) mengungkapkan ada peluang impor bahan baku untuk memenuhi program makan bergizi gratis yang rencananya diterapkan pemerintahan mendatang Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.
Sekretaris Utama Bapanas Sarwo Edhy mengatakan, peluang impor bahan pangan dapat terjadi, apabila produksi dalam negeri tidak mencukupi kebutuhan atau kurang.
“Kalau kaitan dengan program makan gratis, mungkin logikanya kalau produksi dalam negeri kurang, ya pasti impor,” ucap Sarwo saat ditemui di Jakarta, Senin (30/7/2024).
Baca Juga
Kendati demikian, Sarwo menjelaskan, Bapanas hingga kini belum melalukan penghitungan secara detail. Pasalnya, hal itu belum dilakukan lantaran penyaluran program makan siang gratis tersebut belum diketahui sasaran dan jumlah penerimanya.
“Hanya besarannya belum tahu karena memang masih dihitung berapa jumlah yang akan diberikan, apakah dari SD, SMP, SMA, atau mungkin hanya buat SD atau SMP saja. tentu disesuaikan dengan angaran yang ada di pemerintah,” tandasnya.
Sebelumnya, Ketua Umum Gabungan Pengusaha Makanan dan Minumam Seluruh Indonesia (Gapmmi), Adhi S Lukman menyebutkan 80% bahan baku susu untuk industri makanan dan minum di dalam negeri masih impor.
Baca Juga
Menperin Usulkan Sagu Jadi Bahan Pangan Utama Program Makan Bergizi Gratis
Oleh sebab itu, Adhi menyebutkan, apabila program susu gratis dijalankan pada pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, maka bahan bakunya masih harus didatangkan dari luar negeri.
“Sementara menurut saya mau tidak mau (impor susu), sambil benahi di hulunya,” ucap Adhi saat ditemui usai konferensi pers di kawasan Senayan, Jakarta, Senin (22/7/2024).

