Lemigas Lakukan Uji Profisiensi demi Pastikan Mutu Laboratorium Migas
JAKARTA, investortrust.id - Balai Besar Pengujian Minyak dan Gas Bumi (Lemigas) melakukan Uji Profisiensi (UP) Laboratorium guna menjaga dan memastikan mutu laboratorium uji di bidang migas selalu mengikuti perkembangan teknologi dan menghasilkan data yang akurat.
Kepala Lemigas, Mustafid Gunawan menjelaskan bahwa pihaknya sebagai penyelenggara UP terakreditasi (nomor akreditasi PUP-006-IDN) menyelenggarakan Program UP Laboratorium BBM, BBN, Crude Oil, Pelumas, Gas Bumi, Air Formasi, dan Kalibrasi setiap tahunnya.
"Tujuan UP adalah untuk membantu laboratorium uji dan kalibrasi memenuhi persyaratan jaminan mutu (ISO 17025:2017) dan memastikan hasil uji/kalibrasi yang akurat," kata Mustafid dalam keterangannya Senin (1/4/2024).
Baca Juga
Lemigas Teliti CCS/CCUS, Ada 15 Proyek yang Dikembangkan di Indonesia
Pendaftaran UP Lemigas 2024 telah dibuka sejak 1 Maret dan ditutup pada 31 Maret 2024. Program ini menargetkan laboratorium uji dan kalibrasi di bidang migas untuk meningkatkan keabsahan hasil sesuai ISO 17025:2017.
Dijelaskan bahwa Program UP LEMIGAS terus menambah komoditas uji profisiensi untuk menjaga kinerja laboratorium pengujian dan kalibrasi, sehingga meningkatkan kepercayaan masyarakat akan keakuratan hasil laboratorium.
Perbedaan metode uji, peralatan laboratorium, dan kompetensi personel di laboratorium uji migas di Indonesia menjadi faktor yang menentukan keakuratan hasil.
Baca Juga
Setoran Lemigas ke Penerimaan Negara Lampaui Taraget, Capai Rp 231 Miliar di 2023
"Program UP sendiri melewati beberapa tahapan, yaitu pendaftaran, uji homogenitas dan stabilitas, distribusi sampel, proses pengujian/kalibrasi, pengolahan data, evaluasi data, dan temu karya. UP menjadi media untuk membandingkan kinerja antar laboratorium dan memungkinkan mereka melakukan evaluasi kinerja,” ujarnya.
Komoditas yang diuji dalam UP 2024 meliputi:
- Bahan bakar minyak (bensin dan solar)
- Crude oil
- Pelumas (minyak lumas otomotif, industri, dan gemuk lumas industri)
- Gas bumi (komposisi gas bumi dan sifat fisika gas bumi)
- Kalibrasi termometer digital
- Bahan Bakar Nabati (Biodiesel atau B100)
- Air formasi

