Kepala Bapanas: Kunci Ketahanan Pangan RI di Petani, Bukan dari Impor!
JAKARTA, investortrust.id - Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi menyebutkan, kunci dari ketahanan pangan di Tanah Air adalah petani, bukan berasal dari impor.
Hal tersebut diungkap Arief saat menghadiri giat ‘Gerakan Tanam Jagung’ bersama Kementerian Pertanian (Kementan) dan Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) di Semin, Gunungkidul, DIY.
“Jadi jangan ketahanan pangan Indonesia itu didasarkan pada impor saja. Kuncinya ada di ada di bapak ibu semua, sedulur petani,” ucap Arief dalam keterangan tertulisnya, Selasa (2/7/2024).
Baca Juga
Bapanas: Harga Beras, Cabai, hingga Telur Ayam Merangkak Naik
Arief pun mengungkapkan kalau peningkatan produksi pangan Indonesia harus dilakukan guna memenuhi kebutuhan dalam negeri. Apalagi kini, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat sedang melemah hingga ke angka Rp 16.400 per US$.
“Saya mau sampaikan lagi kalau hari ini waktunya kita produksi dalam negeri, sehingga kita bisa penuhi kebutuhan dalam negeri dan ini yang harus didukung oleh semua pihak. Ini kesempatan kita sekarang produksi dalam negeri, karena harganya pasti bagus,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Arief mendorong Kementan agar dapat memastikan dukungan terhadap petani, misalnya benih dan pupuk. Sementara pihaknya mempersiapkan di fase pasca panen seperti penyerapan oleh peternak unggas dan mobilisasi stok dari daerah surplus ke daerah yang defisit.
Baca Juga
“Kita tentunya bersyukur pada hari ini kita bisa masih bisa melakukan panen dan diharapkan bisa melakukan percepatan tanam, karena salah satu yang menjadi harapan Bapak Presiden adalah bagaimana kita melakukan percepatan produksi kembali,” terangnya.
“Bapak Presiden dalam kunjungan ke beberapa tempat, itu beliau pastikan sendiri bahwa pompanisasi telah berjalan,” tandas Arief.

