Telan Biaya Rp 17,5 Miliar, Pengaman Pantai Gelora dan Sungai Menini Sumbawa Rampung Dibangun
JAKARTA, investortrust.id - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah menyelesaikan pembangunan infrastruktur pengaman pantai di Pantai Gelora dan Sungai Menini, Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB) yang menelan anggaran sebesar Rp 17,5 miliar.
‘’Pengaman pantai akan melindungi pantai dari resiko abrasi dan erosi akibat terjangan ombak, sehingga akan melestarikan vegetasi dan kawasan permukiman di sekitar pantai,’’ kata Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono dalam keterangan tertulis, Selasa (18/6/2024).
Untuk mencegah abrasi di Pantai Gelora, Kementerian PUPR melalui Balai Wilayah Sungai (BWS) Nusa Tenggara I Direktorat Jenderal Sumber Daya Air membangun infrastruktur pengaman di dua lokasi yakni Pantai Gelora dan Sungai Menini. Untuk pengaman pantai, dibangun revetment beton sepanjang 181 meter dan dua buah bangunan jetty sepanjang 30 meter.
Baca Juga
BPK Temukan Masalah di Pembangunan IKN, Kementerian PUPR Buka Suara
“Sementara untuk pekerjaan Sungai Menini kita melaksanakan konsep pengendalian banjir dengan perkuatan tebing masing-masing sepanjang 152 meter serta kegiatan normalisasi sepanjang 500 meter,” jelas Kepala SNVT Pelaksana Jaringan Sumber Air BWS Nusa Tenggara I, Andi Sulfikar.
Pekerjaan pengaman Sungai Menini, lanjut Andi, bertujuan untuk melindungi kawasan penduduk dan kawasan perkebunan masyarakat dari banjir yang terjadi setiap tahunnya.
Sebagai informasi, pengaman Pantai Gelora dan Sungai Menini dikerjakan dari Agustus 2023 sampai Desember 2023 dengan anggaran sebesar Rp 17,5 miliar yang dikerjakan oleh kontraktor PT Ibnu Munsyir Dwi Guna dengan konsultan supervisi PT Geodinamik Konsultan KSO CV KMC.
Baca Juga
Pengelola Pantai Gelora, Ramlan turut menyampaikan apresiasi terhadap Kementerian PUPR atas pembangunan infrastruktur pengaman pantai tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih atas inisiatif dari Kementerian PUPR dalam pembangunan pengaman pantai. Kami telah menyaksikan betapa pentingnya infrastruktur ini untuk melindungi Pantai Gelora dari abrasi. Pembangunan ini tidak hanya menjadi benteng fisik yang kokoh tapi juga lambang komitmen untuk menjaga keindahan lingkungan, khususnya di tanah Sumbawa,” pungkas dia.

