Telan APBN Rp 479,7 Miliar, Pembangunan Jembatan Sungai Sambas Besar Rampung
JAKARTA, investortrust.id – Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kalimantan Barat telah merampungkan pembangunan Jembatan Sungai Sambas Besar di Kabupaten Sambas yang menelan APBN sebesar Rp 479,7 miiar.
''Saat ini konstruksi jembatan telah selesai dan sudah dilaksanakan uji laik fungsi guna memastikan jembatan dalam kondisi baik secara sistem dan struktur,'' kata Direktur Jenderal Bina Marga, Kementerian PU Roy Rizali Anwar dalam keterangan resmi, dikutip Selasa (4/2/2025).
Baca Juga
Jembatan Busui Ambruk, Lalin Kaltim-Kalsel Dialihkan Sementara
Sebagai catatan, pembangunan Jembatan Sungai Sambas Besar mulai dikerjakan sejak 2021 dengan APBN tahun jamak 2021-2024 senilai Rp 479,7 miliar.
Roy menambahkan, pembangunan jembatan sebagai penghubung suatu wilayah sangat diperlukan, khususnya dalam mendukung kegiatan ekonomi masyarakat di daerah sekitar.
''Hadirnya Jembatan Sungai Sambas Besar meningkatkan konektivitas di Kalimantan Barat dan mempermudah transportasi logistik sehingga mendukung pertumbuhan ekonomi di daerah tersebut,'' imbuhnya.
Adapun Jembatan Sungai Sambas Besar memiliki panjang 1.262,3 meter yang dilengkapi jembatan pendekat tipe gelagar pracetak tipe I pileslab pada kedua sisi. ''Bentang utama jembatan 150 meter dengan lebar 11 meter untuk dua lajur jalan dua arah, termasuk trotoar 2 x 1,5 meter,'' terang Roy.
Baca Juga
Warga Kolong Jembatan Jakarta Bakal Direlokasi Pemerintah Mulai Lusa!
Menurut Roy, jembatan tersebut dapat mempermudah mobilitas dan konektivitas warga dari Kecamatan Tebas dengan Kecamatan Tekarang atau sebaliknya, termasuk aksesibilitas koridor kawasan perbatasan Indonesia-Malaysia.
''Jembatan yang berada di Desa Makrampai-Desa Tekarang ini dapat dimanfaatkan lalu lintas kendaraan dari berbagai daerah di Kabupaten Sambas, sehingga masyarakat tidak perlu menggunakan jasa kapal fery untuk menyeberangi Sungai Sambas Besar untuk mengangkut kendaraannya,'' tuturnya.

