Testimoni KKP Pakai Starlink: Puas, tetapi…
JAKARTA, investortrust.id - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengungkapkan, seluruh kapal pengawas kelautan dan perikanan telah terhubung dengan internet menggunakan layanan Starlink.
Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikaan (PSDKP) KKP, Pung Nugroho Saksono menyebutkan, seluruh kapal pengawas perikanan dan kelautan sudah dipasangi perangkat Starlink sejak awal tahun ini. Perangkat yang dipasang adalah perangkat khusus untuk penggunaan di kapal (jelajah).
“Sekarang kami sudah pakai (Starlink), kapal pengawas, kapal patroli kami sudah pakai Starlink. Awal tahun ini semua pakai Starlink,” katanya dalam konferensi pers di Kantor KKP yang dipantau secara daring pada Jumat (14/6/2024).
Baca Juga
Hanya Serap 3 Tenaga Kerja, Investasi Starlink Dinilai Tak Sejalan dengan UU Ciptaker
Menurut Ipung, demikian sapaan akrabnya, kehadiran layanan internet berbasis satelit orbit bumi rendah atau low earth orbit (LEO) seperti Starlink sudah lama dinantikan oleh KKP. Sebab, dengan adanya layanan tersebut, koordinasi dapat dilakukan dengan mudah tanpa adanya kendala koneksi seperti sebelumnya.
Ipung juga memberikan testimoninya perihal koneksi internet Starlink yang terus terhubung walaupun kapal berada di tengah lautan. Dia mengaku menggunakan ponselnya untuk mengakses internet lewat layanan Starlink.
“Itu ketika di laut, 24 jam handphone saya tidak mati (internet) kecuali di pesawat,” ujarnya.
Walaupun KKP puas dengan layanan Starlink, Menteri KKP, Wahyu Sakti Trenggono menyatakan, pemasangan perangkat Starlink di kapal-kapal pengawas perikanan belum dianggarkan pada tahun anggaran 2025.
Menteri KKP, Wahyu Sakti Trenggono menegaskan, pemasangan perangkat Starlink belum tentu dilakukan oleh KKP di kapal-kapal pengawas perikanan. Sebab, KKP masih mempertimbangkan penggunaan layanan internet berbasis satelit LEO selain Starlink.
"Belum dimasukkan anggarannya di 2025, uji coba bisa ya, tetapi teknologinya belum tentu Starlink. Sama konsepnya pokoknya (satelit) LEO," katanya ketika ditemui di Komplek Parlemen, Jakarta Pusat, Selasa (11/6/2024).
Baca Juga
Pemerintah Jangan Sampai Lengah Awasi Bisnis Starlink di Indonesia
Trenggono mengungkapkan, Kapal Pengawas (KP) Paus 01 yang dipasangi perangkat Starlink berhasil menangkap kapal ikan asing Motor Vessel (MV) Run Zeng 3 di Laut Arafura. Sejauh ini tidak ada kendala pada perangkat penerima sinyal yang terpasang di kapal tersebut.
"Kami sudah uji coba, beberapa kapal pengawas kami bisa nangkap kapal Run Zeng 3, kami pasangi Starlink. Kami bisa monitor terus dari pusat itu apa yang terjadi di laut," tutur dia.

