Menteri ESDM Singgung Harga BBM dan Listrik Bulan Depan, Naik atau Turun?
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arifin Tasrif, menyinggung perkiraan harga bahan bakar minyak (BBM) dan listrik untuk bulan Juli 2024. Sebab, ada kemungkinan pemerintah tidak akan lagi menahan tarif BBM dan listrik untuk bulan depan.
Arifin Tasrif menyebutkan, jika melihat pada kondisi harga minyak dunia saat ini, maka masih sangat sulit untuk menentukan apakah harga BBM non-subsidi bulan depan bakal naik atau turun. Sebab, harga minyak dunia bergerak fluktuatif.
“Tapi kan sekarang minyaknya masih ayun (fluktuatif). Kemarin kan sempat US$ 73 per barel, tadi pagi sudah naik jadi US$ 79 per barel lagi,” ujar Arifin Tasrif saat ditemui di kantor Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Ditjen Migas), Jumat (7/6/2024).
Baca Juga
Sebagai informasi, sebelumnya Pertamina telah menahan harga jual BBM mereka, baik yang subsidi maupun non-subsidi, terhitung sejak Februari 2024 hingga bulan Juni ini, berdasarkan arahan dari pemerintah. Hal ini dilakukan untuk menjaga daya beli masyarakat.
Sementara itu, terkait dengan perkiraan tarif listrik bulan depan, Arifin memperkirakan harga jualnya masih sama, “Rasanya sih masih tetap-tetap saja.”
Untuk menentukan tarif BBM dan listrik bulan depan, Arifin menjelaskan bahwa hal ini harus dibahas antara tiga kementerian, yakni Kementerian ESDM, Kementerian Keuangan, dan Kementerian BUMN.
Baca Juga
Harga BBM Terbaru Juni 2024: Pertamina Tetap, SPBU Lain Turunkan Harga
“Belum ketemu-ketemu nih. Belum sempat (dibahas). Kita masih menunggu (pembahasan) antara tiga kementerian,” terang dia.

